oleh

PDIP Nganjuk Bumikan Nilai-nilai Pancasila Sesuai Kearifan Lokal

NGANJUK – Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar acara sarasehan dengan tema “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Sarasehan yang digelar kemarin malam itu, menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, utamanya kader PDI Perjuangan tentang sejarah, filosofi dan nilai-nilai Pancasila dalam memperkokoh inklusi sosial di tengah kontestasi nilai ideologi dan kepentingan yang mengarah pada penguatan dan kecenderungan politisasi identitas.

Tatit yang juga Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, sarasehan ini juga untuk membangkitkan dan memelihara memori kolektif masyarakat Nganjuk tentang ketokohan dan keteladanan Bung Karno sebagai penggagas Pancasila dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia.

Juga untuk memperkuat pembumian nilai-nilai Pancasila sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Nganjuk.

“Di bulan ini, kita memperingati tiga peristiwa penting. Pertama, memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni yang dicetuskan pada 1 Juni 1945 oleh Presiden pertama Ir Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan. Lalu 6 Juni sebagai hari lahir Bung Karno dan 21 Juni wafatnya Bapak Proklamator kita,” kata Tatit, dalam keterangannya, Kamis (4/6/2020).

Sarasehan kemarin juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ida Bagus Nugroho. Anggota DPRD Provinsi Jatim ini mengatakan, sebagaimana instruksi dari DPP PDI Perjuangan semua DPD dan DPC PDIP untuk melakukan acara seperti ini.

Menurutnya, acara ini untuk mengenang jasa Bung Karno, dan agar pengabdiannya pada bangsa dan negara dapat menginspirasi generasi saat ini dan generasi masa mendatang. Karena itu peringatan seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin dari Partai.

“Ditengah pandemi Covid-19, kita mencoba menggugah kesadaran atas pemahaman Pancasila dalam tindakan gotong royong. Karena itu melalui sarasehan diharapkan tercipta kebersamaan dalam memutus mata rantai virus Corona dan saling bahu membahu dalam meringankan beban masyarakat yang ekonominya kurang beruntung dalam kehidupan sehari-harinya,” ujar Ida Bagus Nugroho.

Sedang Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Wakil yang juga hadir lebih menekankan pada gerakan kekuatan Pancasila (The Movement of Pancasila Power) dan pengamalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini dimaksud untuk melanjutkan ide, gagasan, pemikiran, cita-cita dan perjuangan Bung Karno sebagai bapak Proklamator, bapak Bangsa dan bapak Marhaen.

“Yang bisa kita ambil dari kata Marhaenis adalah semangat berdiri sendiri atau berdikari dalam menghadapi pandemi Covid-19, baik di bidang kesehatan, sosial ekonomi dan sebagainya,” kata Marhaen.

“Karena itu PDI Perjuangan sebagai Partai politik, mampu menunjukkan tindakan nyata untuk seluruh rakyat Indonesia sebagai ciri dan tolak ukur utama dalam tanggung jawabnya,” tutur Wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini. (endyk)