Jumat
14 Agustus 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Minta Masa Tua Atlet Berprestasi Diperhatikan

pdip-jatim-Tontowi-Liliyana

 

pdip-jatim-Tontowi-LiliyanaJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, perjuangan pantang menyerah yang ditunjukkan pebulutangkis Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir di ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil menjadi persembahan terbaik bagi Ibu Pertiwi yang sedang merayakan HUT Kemerdekaan ke-71 RI.

Menurut Hasto, tetesan keringat perjuangan pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia itu menghasilkan prestasi yang membanggakan, yakni meraih medali emas.

PDI Perjuangan, kata Hasto, akan terus mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan olahraga sebagai sarana yang efektif untuk mengharumkan nama bangsa. Dia pun minta pemerintahan Jokowi untuk terus mengembangkan dan mencetak atlet berprestasi seperti Tontowi/Lilyana.

Pihaknya juga berharap pemerintah memikirkan masa tua para atlet-atlet yang sudah banyak berjasa bagi tanah air. “Karena itulah pusat-pusat pelatihan atlet harus didirikan. Negara harus memikirkan masa depan atlet berprestasi untuk mendapatkan kepastian masa depan yang lebih baik,” harap Hasto.

Dia menilai, sudah saatnya pemerintah dan masyarakat Indonesia memberikan penghormatan yang layak bagi para atlet berprestasi. Sebab, merekalah yang membuat bendera Merah Putih berkibar dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dengan megahnya di pentas internasional.

“Profesionalitas, sistem pelatihan yang andal, dan penguatan semangat juang atlet serta harapan untuk masa depan atlet berprestasi untuk hidup dengan penuh kebanggaan, merupakan satu kesatuan pembenahan yang harus dilakukan,” ucap Hasto.

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri memastikan Tontowi/Lilyana sebagai peraih emas akan mendapat bonus Rp 5 miliar. Sementara dua atlet angkat besi, Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan yang meraih perak bakal mendapatkan bonus Rp 2 miliar.

Selain mendapat bonus, Tontowi/Liliyana juga akan menerima tunjangan hari tua. Yakni peraih medali emas akan mendapat Rp 20 juta setiap bulannya. Peraih perak akan mendapat Rp 15 juta, sementara perunggu mendapat Rp 10 juta. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...