Senin
26 Oktober 2026 | 12 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Dorong Anggaran Pertahanan Terus Ditambah Setiap Tahun

pdip-jatim-hercules-tni-au

JAKARTA – Fraksi PDI Perjuangan DPR RI mendorong anggaran pertahanan terus ditambah setiap tahun, agar TNI tidak membeli alutsista bekas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Anggota Komisi I dari PDI Perjuangan Charles Honoris mengatakan, PDIP mendukung langkah pemerintah menaikkan anggaran pertahanan Rp 250 triliun sampai 2019.

“Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar anggaran pertahanan dari tahun ke tahun terus meningkat dan seimbang sesuai kebutuhan riil sektor pertahanan kita,” kata Charles Honoris melalui pesan tertulisnya, Selasa (20/12/2016).

Dia berpendapat, alokasi anggaran untuk TNI AU memang terbilang kecil. Oleh karena itu, penambahan anggaran harus didorong agar reformasi pengelolaan alutsista di tubuh TNI bisa dilakukan.

“Untuk tahun 2017 nanti, anggaran untuk TNI AU memang yang paling kecil. Dari rencana anggaran Rp 108 triliun, matra udara hanya mendapat alokasi Rp 13,8 triliun,” jelasnya.

Kecelakaan pesawat milik TNI disebut-sebut karena usia pesawat yang sudah uzur. Dia tidak ingin pesawat TNI AU yang sudah uzur hanya menjadi peti mati bagi prajurit TNI berbakat.

“Prajurit TNI itu dilatih dan dididik untuk menghadapi ancaman dan musuh NKRI, bukan untuk mati karena kelalaian institusi. Jangan jadikan pesawat dan alutsista sebagai peti mati prajurit kita,” ucapnya.

Menurut dia, selain memang adanya keterbatasan anggaran untuk pembelian pesawat baru, ada antrean yang harus dilewati untuk pengadaan pesawat angkut militer baru.

“Pascakecelakaan Hercules di Medan beberapa waktu yang lalu, kami mendapatkan informasi bahwa dari 24 unit pesawat Hercules yang kita punya hanya 11 yang dalam kondisi siap terbang,” katanya.

Dari total 50 pesawat angkut yang dimiliki Indonesia, ungkap Charles, hanya 24 unit yang bisa terbang. Hal itu tentunya harus menjadi bahan evaluasi bagi TNI AU terkait perawatan dan pengelolaan pesawat terbang TNI.

Sebelumnya, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja membenarkan, bahwa Pesawat Hercules tipe A 1334 milik TNI hilang kontak pada Minggu (18/12/2016) sekitar pukul 06.05 WIT.

Pesawat tersebut jatuh setelah diduga menabrak Gunung Tugima, Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya. Akibat kecelakaan ini, seluruh penumpang pesawat berjumlah 13 orang meninggal dunia.

Menurutnya, pesawat tersebut selain melaksanakan misi navigation exercise atau latihan, juga membawa dukungan pergeseran logistik untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Papua. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...