Jumat
01 Mei 2026 | 2 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan-NU Beriringan, Megawati: Segala Ancaman Kebangsaan Pasti Bisa Diatasi

pdip-jatim-megawati-harlah-nu-310121

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan selamat hari lahir (Harlah) ke-95 Nahdlatul Ulama (NU). Ucapan itu disampaikan Megawati dalam perayaan Harlah ke-95 NU yang digelar DPP PDI Perjuangan secara virtual, Minggu (31/1/2021).

“Pada hari yang berbahagia ini, Nahdlatul Ulama genap berusia 95 tahun, saya ucapkan selamat. Pada usia 95 tahun tentunya menunjukkan bagaimana telah matangnya sebuah organisasi dengan sikap dan perjuangan,” kata Megawati.

Dia bersyukur dalam perjalanan bangsa Indonesia, kedekatan kaum nasionalis dan kaum religius hingga saat ini masih terus berjalan dengan erat. “Begitupun hubungan PDI Perjuangan dengan Nahdlatul Ulama sangat dekat dan selalu beriringan,” ujar Presiden ke-5 RI ini.

Baca juga: Jokowi: NU Selalu di Garda Terdepan dalam Membela Bangsa dan Negara

Dia masih ingat bagaimana kedekatan Proklamator RI Bung Karno dengan KH Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah serta para pendiri NU lainnya. 

“Saya tidak akan pernah lupa, selalu ingat, Bung Karno diberi gelar oleh Nahdlatul Ulama yaitu Waliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah. Gelar yang merupakan dukungan besar warga Nahdliyin pada kepemimpinan beliau yang disahkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Surabaya tahun 1954,” bebernya.

Kedekatan Bung Karno dengan kyai dan warga Nahdliyin itu, kata Megawati, akan dia teruskan dalam tindakan dan telah diamanatkan kepada seluruh kaum nasionalis juga para kader dan simpatisan PDI Perjuangan. 

Sebab, Megawati meyakini kebersamaan PDI Perjuangan dan NU sangat diperlukan untuk mengatasi pelbagai ancaman kebangsaan. 

“Saya sangat yakin jika PDI Perjuangan dapat terus berjalan beriringan dengan Nahdlatul Ulama maka segala ancaman kebangsaan kita pasti bisa diatasi. Hal tersebut tentunya juga dapat menciptakan hal-hal baik yang luar biasa pada saat ini dan tentunya untuk di masa yang akan datang,” tegas Megawati. 

“Sekali lagi saya ucapkan selamat hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-95 tahun. Teruslah menyebarkan ahlussunnah wal jama’ah dan Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta meneguhkan komitmen kebangsaan,” ucapnya.

Perayaan Harlah ke-95 NU oleh PDI Perjuangan dikemas dengan dialog kebangsaan menghadirkan narasumber kader-kader PDI Perjuangan yang juga kader-kader NU. Seperti Abdullah Azwar Anas, Ery Cahyadi, Gus Ipin, Gus Mis, Gus Falah, dan Abidin Fikri. 

Hadir juga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Prof Hamka Haq dan Dai kondang Gus Miftah. Sebagai pembawa acara ini adalah Gus Miftah, ulama yang dikenal dekat dengan kaum milenial. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...