Senin
19 Oktober 2026 | 3 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Berharap Pemilihan Pimpinan MPR Melalui Musyawarah

Pramono Anung saat di maka BK

Pramono Anung saat di maka BKJAKARTA – Pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) digelar Senin (6/10/2014) ini. Menghadapi pemilihan tersebut, PDI Perjuangan berharap pemilihan pimpinan MPR dilakukan secara musyawarah yang bisa diterima semua fraksi di parlemen.

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan, partainya lebih mengedepankan muyawarah dalam pemilihan pimpinan MPR. “Karena ini lembaga MPR, harusnya masih ada ruang musyawarah. Tetapi kami menyadari, jika tidak ada ruang itu, maka kami menyiapkan langkah yang kami diskusikan ini,” ujar Pramono Anung, di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Minggu (5/10/2014).

Pihaknya juga berharap agar yang diajukan nantinya adalah paket bersama. Menurut mantan Wakil Ketua DPR itu, lembaga MPR seharusnya menjadi representasi dari sistem musyawarah. Apalagi, selama ini di MPR tidak ada pemungutan suara.

Sistem pemilihan pimpinan MPR sama seperti memilih pimpinan DPR, yakni setiap koalisi harus mengajukan paket calon pimpinan. Namun, untuk MPR, jatah partai politik hanya empat kursi, sebab satu kursi lainnya menjadi milik Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Koalisi pendukung Jokowi-Jusuf Kalla sendiri sudah menjalin kesepakatan dengan mengajukan paket pimpinan MPR bersama dengan DPD. Disepakati juga, posisi Ketua MPR diberikan kepada DPD.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan, koalisi Jokowi-JK dan DPD sepakat untuk tidak terjadi faksi dalam proses pemilihan MPR. Sehingga, koalisi Jokowi-JK mendorong agar usulan menjadikan DPD sebagai Ketua MPR disepakati bersama, termasuk dengan Koalisi Merah Putih.

“Dalam menuju musyawarah untuk mufakat, kami sepakat insya Allah kami akan mendorong dan mendukung keinginan dari DPD untuk menjadi Ketua MPR,” ujar Muhaimin Iskandar di kediaman Megawati.

Sementara itu, Kelompok DPD di MPR juga berharap pemilihan pimpinan MPR bisa dilakukan lewat musyawarah mufakat dan tidak perlu voting. Menurut Ketua Kelompok DPD di MPR RI Bambang Sadono, hal itu dimaksudkan supaya suasana politik menjadi kondusif dan semuanya segera fokus bekerja membangun bangsa, dan menyejahterakan masyarakat.

Pihaknya ingin mengedepankan berbicara, berembuk, dan bermusyawarah untuk mencapai mufakat agar semua terakomodasi dan tidak merasa kalah. Kalau misalnya jumlah pimpinan itu harus ditambah, kata Bambang, DPD akan menginisiasi perubahan tatib khusus mengenai jumlah pimpinan itu.

“DPD mengusulkan hal ini semata-mata untuk kepentingan bersama, agar bisa bersatu dan fokus terhadap membangun bangsa untuk kepentingan seluruh rakyat,” katanya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
BERITA TERKINI

Saifudin Zuhri Dorong Perwali Wajibkan Pertunjukan Seni Lokal di Sektor Pariwisata Batu

BATU – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Batu menerbitkan Peraturan Wali ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...