Kamis
11 Juni 2026 | 8 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Bakal Beri Penghargaan Nasional untuk Tim Baguna

pdip jatim 250907 risma

SURABAYA — Jelang akhir 2025, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan siap menggelar awarding dan penghargaan bagi Tim Baguna se-Indonesia.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2025, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja kemanusiaan luar biasa dari tim Baguna PDIP seluruh penjuru tanah air.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menyatakan, penghargaan ini bukan hanya bentuk simbolik. Tapi juga bentuk nyata pengakuan terhadap kerja keras tim-tim relawan yang selama ini kerap luput dari sorotan publik, namun berperan krusial dalam merespons berbagai situasi darurat kemanusiaan.

Baca juga: Kurangi Risiko Bencana di Perkotaan, Baguna Jatim Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana

“Saya sangat hormat dan apresiasi betul tim Baguna di seluruh Indonesia, mulai dari tenaga sopir ambulans yang stand by 24 jam untuk berjaga menolong masyarakat hingga tim juru masak yang siap di segala kondisi,” ungkap Risma usai membuka Pelatihan Simulasi Penanggilangan Bencana di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Minggu (7/9/2025).

Menurut Risma, Baguna PDI Perjuangan telah menjelma menjadi salah satu kekuatan sipil tangguh dalam menghadapi situasi bencana di berbagai wilayah, dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga kebakaran hutan.

Mereka hadir tidak hanya dengan logistik dan peralatan, tetapi juga dengan semangat gotong royong dan keberanian yang luar biasa.

“Mereka sangat cepat tanggap dalam menolong masyarakat. Kehadiran para tim satgas kita adalah bukti bahwa PDI Perjuangan bukan hanya bekerja saat pemilu, tetapi kita memeluk masyarakat di setiap kondisi,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Mensos RI dan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut menjelaskan, agenda penghargaan ini dirancang tidak hanya untuk para koordinator atau pimpinan wilayah. Tapi juga untuk seluruh elemen tim yang berkontribusi nyata, mulai dari sopir ambulans, juru masak, logistik, tim pencari dan penyelamat, hingga tenaga kesehatan.

“Tanpa juru masak, para relawan tidak bisa bekerja dengan tenaga penuh. Tanpa sopir ambulans yang siaga 24 jam, banyak nyawa mungkin tak tertolong. Karena itu, apresiasi ini diberikan kepada semua — tanpa terkecuali,” pungkasnya. ( yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...