Jumat
18 September 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Utuhnya NKRI, SW Nugroho: PDI Perjuangan Harus Menangkan Pemilu 2024

pdip-jatim-211223-nugroho-sarasehan-1

MOJOKERTO – Plh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, SW Nugroho minta kader-kader Banteng Bumi Mojopahit merencanakan secara matang strategi pemenangan, memelihara optimisme dan terus bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2024.

Kemenangan PDI Perjuangan, menurut anggota Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut, menjadi keharusan bagi kader Banteng, mengingat kondisi bangsa Indonesia saat ini, yang tengah menghadapi serbuan massif ideologi luar yang terus berupaya menggerogoti Pancasila dan keutuhan NKRI.

“Untuk memastikan keutuhan NKRI, kemajemukan, toleransi, dan tetap tegaknya Pancasila, kita harus memenangkan Pemilu 2024. Karena saat ini Pancasila terus dirongrong keberadaannya, terutama oleh para pengusung paham khilafah,” tandas Nugroho, saat membuka sarasehan wawasan kebangsaan di Hotel Arriyana, Trawas, Mojokerto, Kamis (23/12/2021)

Di hadapan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Mojokerto dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat, Nugroho mengajak semua kader dan struktur Partai lebih merapatkan barisan, bekerja bahu-membahu memenangkan Pemilu 2024. Baik pileg, pilpres, maupun pilkada.

“Mau tidak mau, PDI Perjuangan harus menang, karena kitalah Partai paling terdepan dalam menjaga Pancasila,” tegasnya.

Ideologi khilafah yang sangat meresahkan tersebut, lanjut Nugroho, saat ini telah masuk ke berbagai institusi pemerintah, maupun lingkungan pendidikan.

“Menurut Survey Alfara Research Center, di kalangan profesional, yang setuju ideologi Islam sebagai ideologi Indonesia 15,5 persen, tapi di mahasiswa 16,8 persen dan pelajar 18,6 persen. Dari data ini penyebarannya sangat masif, maka PDI Perjuangan harus mampu membentengi masyarakat dari penyebaran ideologi khilafah ini,” beber Nugroho.

Dia menambahkan, kader PDI Perjuangan di semua level struktur harus terus melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merajut kebhinekaan, dengan menyebarkan nilai-nilai wawasan kebangsaan di wilahnya masing-masing. Juga membumikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai konsensus kebangsaan.

Sementara untuk petugas Partai di lembaga legislatif, imbuh Nugroho bisa lebih banyak melakukan aksi nyata menangkal radikalisme. Misalnya membuat peraturan daerah (Perda) yang memperkuat wawasan kebangsaan dengan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila di dalamnya.(rul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...