Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Anggaran untuk Rakyat, DPRD Kota Malang Lebih Ketat Awasi Kinerja Eksekutif

pdip-jatim-240725-made-rian

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya bakal meningkatkan pengawasan terhadap eksekutif, dalam penyusunan APBD Perubahan 2024.

Hal itu sebagai upaya memastikan anggaran digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan politik.

Setiap alokasi anggaran, kata Made, harus diprioritaskan untuk sektor-sektor vital seperti pendidikan dan kesehatan.

“Di Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD 2024 ini, kami betul-betul mengoreksi untuk menambah anggaran yang memang dibutuhkan masyarakat. Daripada dibuat ke anggaran yang sifatnya pengumpulan masa dan mengarah ke politik,” kata Made, Rabu (24/7/2024).

Dia menyebutkan masih banyak hak-hak guru honorer, terutama insentif tenaga pendidik jenjang PAUD di Kota Malang yang belum terpenuhi. Hal ini akan menjadi salah satu yang diprioritaskan, dalam APBD Perubahan 2024.

Selain itu, perubahan anggaran juga akan berfokus di bidang kesehatan. Menurut Made, DPRD Kota Malang telah mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 12 miliar, untuk memastikan universal health coverage (UHC) masyarakat Kota Malang tercakup sepenuhnya hingga akhir tahun termasuk pembayaran premi hingga Desember 2024.

Di sektor infrastruktur, DPRD Kota Malang juga akan mengalokasikan anggaran insidentil di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk menghadapi musim hujan yang akan datang.

“Inilah kemarin yang kami kupas betul, untuk menyisir kegiatan yang sifatnya akan dipolitisasi, sehingga untuk mengantisipasi itu,” ungkap pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

Made juga menegaskan, pengetatan pengawasan ini dilakukan mengingat Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat telah mengajukan surat pengunduran diri untuk maju dalam Pilkada 2024 mendatang. Menurutnya, ada kecenderungan penggunaan APBD untuk kegiatan politik.

“Ini bukan hal yang ditutupi lagi. Tapi jangan politisasi ASN, jangan menjadikan APBD untuk kegiatan kampanye. Ya saya rasa semua masyarakat bisa menilai, bagaimana ada kegiatan sosialisasi yang sifatnya hanya seremonial tapi sudah ada atribut mengarah ke kampanye,” paparnya.

Sementara itu, Made juga mengaku telah memanggil seluruh Kepala Dinas OPD Kota Malang, untuk menegaskan larangan keterlibatan ASN dalam kegiatan politik.

“Fungsi pengawasan kami kan hanya bersifat menegaskan, menyarankan, dan mengingatkan. Kalau memang tidak mengindahkan apa yang ditegaskan dewan. Kami masih punya fungsi untuk melaporkan ke BKPSDM Provinsi maupun KASN,” tegasnya.

Terpisah, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat membantah adanya agenda kampanye, yang dilakukan di masa akhir kepemimpinannya ini.

Menurutnya tidak ada agenda kampanye yang dilakukan, sehingga anggaran APBD tetap difokuskan pada program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Dorong Angkot Malang Jadi Feeder Resmi Trans Jatim

Ketua DPRD Kota Malang Amithya mendorong Pemkot melibatkan angkot eksisting sebagai feeder resmi Trans Jatim agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Sodorkan Lima Langkah Konkret Cegah dan Atasi PHK

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyodorkan lima langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi PHK, termasuk sistem ...
KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...