Sabtu
05 September 2026 | 9 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PaSKA Madura Gelar FGD Reforma Agraria, Darul Berharap Partisipasi Grassroot

PDIP-Jatim Darul Hasyim Fath 25092022

SUMENEP – Pusat Studi Kebudayaan (PaSKA) Madura menggelar FGD reforma agraria di Kedai HK Sumenep pada Sabtu (24/9/2022). Hadir dalam FGD tersebut, di antaranya, Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, Ketua BATAN (Barisan Ajaga Tana Ajaga Na’poto), Kiai Dardiri Zubairi, dan sejumlah aktivis.

Dalam paparannya, Darul Hasyim Fath mengatakan, FGD Reforma Agraria secara substantif dimaksudkan untuk memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi partisipasi masyarakat dalam mereformulasi muatan materi raperda.

Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menghendaki Raperda Reforma Agraria tidak hanya menjadi wacana langit yang dibicarakan di tingkat elit semata, tetapi juga dapat membumi dengan menghadirkan arus utama pemikiran di tingkat grassroot.

“Raperda Reforma Agraria ini sebagai penegasan paling terang atas keberpihakan kami pada masyarakat yang selama ini termarjinalkan. Mereka yang miskin dan tak punya akses atas kepemilikan tanah sebagai sumber penghidupan,” ujar Darul.

Sementara itu, Ketua BATAN, Kiai Dardiri Zubairi, mendukung lahirnya Raperda Reforma Agraria. Dirinya menilai spirit dari raperda ini adalah redistribusi tanah secara berkeadilan.

Wakil Ketua PCNU Sumenep itu juga memberikan catatan agar Raperda Reforma Agraria selaras dan sinkron dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Perda Perlindungan Lahan Pertanian berkelanjutan maupun regulasi mengenai lingkungan hidup.

“Raperda ini menjadi kurang bermanfaat, jika tidak sinkron dengan tata ruang, perlindungan lahan pertanian dan lingkungan hidup,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan urgensi diakomodirnya aspek kearifan lokal dalam Raperda Reforma Agraria, sehingga raperda tak akan kehilangan konteks.

Di Sumenep, jelas Kiai Dardiri, dikenal istilah tanah daleman. Tanah yang sangat subur, yang umumnya dikuasai para raja dan dinastinya. Kemudian tanah perdikan sebagai tanah yang diberikan oleh keluarga raja kepada juru kunci. Demikian pula halnya dengan tanah percaton.

Catatan lainnya mengenai pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang memiliki tugas pokok menentukan subyek dan obyek reforma agraria. Dalam hal tersebut, ia berharap ada klausul dalam draft raperda yang mengatur cara kerja GTRA secara khusus.

“Dengan demikian masyarakat juga bisa mengakses atau memberikan pertimbangan dalam penentuan obyek dan subyek atau penerima redistribusi tanah,” tandas Kiai Dardiri.

Perlu diketahui, pelaksanaan FGD Reforma Agraria bertepatan dengan Hari Tani Nasional (HTN) 2022, yang diperingati setiap 24 September. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...