SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pasar murah secara serentak di 31 kecamatan sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan sekaligus mengantisipasi potensi inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Program pasar murah tersebut dilaksanakan pada 2 dan 5 Maret 2026 dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan ketersediaan sembako tetap aman serta daya beli warga tetap terjaga selama bulan puasa.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pelaksanaan pasar murah merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan sejumlah pihak swasta yang turut berpartisipasi di seluruh wilayah kecamatan.
“Saya matur nuwun banyak, ada Wings, RPH, She Radio, BPR, semuanya berkolaborasi mengadakan pasar murah di setiap kecamatan. Tujuannya agar harga pasar tetap terjaga dan tidak terjadi inflasi yang tinggi,” ujar Eri Cahyadi, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, selain menjaga stabilitas harga, program ini juga bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran dengan lebih tenang.
“Warga Surabaya diharapkan mampu mendapatkan kebutuhannya menyambut Idulfitri dengan perasaan bahagia karena kebutuhan pokoknya bisa terpenuhi,” katanya.
Eri menambahkan, pasar murah merupakan agenda rutin Pemkot Surabaya setiap menjelang Lebaran. Kegiatan tersebut akan terus digelar hingga mendekati hari raya agar semakin banyak warga merasakan manfaatnya.
“Pasar murah akan terus dilakukan sampai Lebaran nanti agar masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok di Kota Surabaya,” pungkas politisi PDI Perjuangan tersebut. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










