Kamis
11 Juni 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Gelar Konsolidasi Perdana

pdip jatim 251227 konsolidasi madiun kota

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun mulai menguatkan konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu mendatang. Hal tersebut diwujudkan dengan menggelar rapat perdana jajaran pengurus DPC periode 2025-2030 di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (26/12/2025) malam.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan rapat perdana ini difokuskan pada silaturahmi dan perkenalan antar pengurus. Pasalnya, terdapat sejumlah kader lama yang sebelumnya belum pernah masuk dalam struktur kepengurusan DPC.

“Rapat pertama ini kita gunakan untuk saling mengenal dan membangun komunikasi. Ada kader-kader lama yang baru masuk kepengurusan, sehingga perlu perkenalan,” jelas Sutardi.

Selain membangun komunikasi internal, rapat tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap saran dan masukan terkait program partai ke depan. Sutardi menegaskan, seluruh masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah strategis partai.

Dia menambahkan, konsolidasi ini sekaligus menjadi bagian dari pemanasan mesin partai. Menurutnya, soliditas internal menjadi syarat mutlak jika partai ingin tetap kuat dan memenangkan kontestasi politik ke depan.

“Pesan ketua umum jelas, tidak ada pilihan lain kalau ingin kuat dan menang selain solid. Kita harus solid di dalam terlebih dahulu, baru kemudian bergerak solid ke luar,” tegasnya.

Terkait program kerja ke depan, Sutardi menyampaikan bahwa akan digelar rapat lanjutan sebagai tindak lanjut rapat perdana ini. Dalam rapat tersebut, para wakil ketua bidang akan memaparkan program kerja masing-masing, baik untuk jangka pendek maupun bertahap hingga lima tahun ke depan.

Namun demikian, penyusunan program akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran partai. Sutardi mengungkapkan, dana bantuan politik (banpol) yang diterima PDI Perjuangan Kota Madiun tahun ini mengalami penurunan.

“Banpol tahun ini turun dari Rp196 juta menjadi Rp112 juta. Karena itu, program akan disusun berdasarkan skala prioritas dan anggaran yang ada akan kami maksimalkan,” pungkas Sutardi. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...