Kamis
24 September 2026 | 10 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Gelar Konsolidasi Perdana

pdip jatim 251227 konsolidasi madiun kota

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun mulai menguatkan konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu mendatang. Hal tersebut diwujudkan dengan menggelar rapat perdana jajaran pengurus DPC periode 2025-2030 di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (26/12/2025) malam.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan rapat perdana ini difokuskan pada silaturahmi dan perkenalan antar pengurus. Pasalnya, terdapat sejumlah kader lama yang sebelumnya belum pernah masuk dalam struktur kepengurusan DPC.

“Rapat pertama ini kita gunakan untuk saling mengenal dan membangun komunikasi. Ada kader-kader lama yang baru masuk kepengurusan, sehingga perlu perkenalan,” jelas Sutardi.

Selain membangun komunikasi internal, rapat tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap saran dan masukan terkait program partai ke depan. Sutardi menegaskan, seluruh masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah strategis partai.

Dia menambahkan, konsolidasi ini sekaligus menjadi bagian dari pemanasan mesin partai. Menurutnya, soliditas internal menjadi syarat mutlak jika partai ingin tetap kuat dan memenangkan kontestasi politik ke depan.

“Pesan ketua umum jelas, tidak ada pilihan lain kalau ingin kuat dan menang selain solid. Kita harus solid di dalam terlebih dahulu, baru kemudian bergerak solid ke luar,” tegasnya.

Terkait program kerja ke depan, Sutardi menyampaikan bahwa akan digelar rapat lanjutan sebagai tindak lanjut rapat perdana ini. Dalam rapat tersebut, para wakil ketua bidang akan memaparkan program kerja masing-masing, baik untuk jangka pendek maupun bertahap hingga lima tahun ke depan.

Namun demikian, penyusunan program akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran partai. Sutardi mengungkapkan, dana bantuan politik (banpol) yang diterima PDI Perjuangan Kota Madiun tahun ini mengalami penurunan.

“Banpol tahun ini turun dari Rp196 juta menjadi Rp112 juta. Karena itu, program akan disusun berdasarkan skala prioritas dan anggaran yang ada akan kami maksimalkan,” pungkas Sutardi. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...