Selasa
21 April 2026 | 8 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Gelar Konsolidasi Perdana

pdip jatim 251227 konsolidasi madiun kota

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun mulai menguatkan konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu mendatang. Hal tersebut diwujudkan dengan menggelar rapat perdana jajaran pengurus DPC periode 2025-2030 di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (26/12/2025) malam.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan rapat perdana ini difokuskan pada silaturahmi dan perkenalan antar pengurus. Pasalnya, terdapat sejumlah kader lama yang sebelumnya belum pernah masuk dalam struktur kepengurusan DPC.

“Rapat pertama ini kita gunakan untuk saling mengenal dan membangun komunikasi. Ada kader-kader lama yang baru masuk kepengurusan, sehingga perlu perkenalan,” jelas Sutardi.

Selain membangun komunikasi internal, rapat tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap saran dan masukan terkait program partai ke depan. Sutardi menegaskan, seluruh masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah strategis partai.

Dia menambahkan, konsolidasi ini sekaligus menjadi bagian dari pemanasan mesin partai. Menurutnya, soliditas internal menjadi syarat mutlak jika partai ingin tetap kuat dan memenangkan kontestasi politik ke depan.

“Pesan ketua umum jelas, tidak ada pilihan lain kalau ingin kuat dan menang selain solid. Kita harus solid di dalam terlebih dahulu, baru kemudian bergerak solid ke luar,” tegasnya.

Terkait program kerja ke depan, Sutardi menyampaikan bahwa akan digelar rapat lanjutan sebagai tindak lanjut rapat perdana ini. Dalam rapat tersebut, para wakil ketua bidang akan memaparkan program kerja masing-masing, baik untuk jangka pendek maupun bertahap hingga lima tahun ke depan.

Namun demikian, penyusunan program akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran partai. Sutardi mengungkapkan, dana bantuan politik (banpol) yang diterima PDI Perjuangan Kota Madiun tahun ini mengalami penurunan.

“Banpol tahun ini turun dari Rp196 juta menjadi Rp112 juta. Karena itu, program akan disusun berdasarkan skala prioritas dan anggaran yang ada akan kami maksimalkan,” pungkas Sutardi. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...