Jumat
17 April 2026 | 6 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Optimalkan Porgram BPJS Tekan Kemiskinan, Bupati Fauzi Upayakan Kaver Pekerja Warung Madura

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20122024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berupaya keras untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, mengoptimalkan program bantuan jaminan kerja BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, Fauzi berupaya agar pekerja warung Madura bisa terkaver dalam program bantuan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan salah satu program untuk meminimalkan angka kemiskinan.

“Saya tidak mendoakan warga celaka, tapi kami berkewajiban untuk menjamin kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujar Fauzi, Sabtu (18/1/2025).

Ia meyakini hal tersebut bisa terealisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kerja kepada masyarakat di Sumenep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menegaskan, bahwa ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya, para pekerja rentan bisa mendapatkan santunan ketika mengalami kecelakaan kerja.

“Jika tenaga kerja rentan yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan meninggal, yang bersangkutan akan mendapat santunan kematian dari program BPJS Ketenagakerjaan berupa uang sebesar Rp 42 juta,” tuturnya.

Fauzi menjelaskan, saat ini masih diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari berbagai pihak. Hal itu supaya masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Termasuk pada pemerintah desa agar bisa valid saat mendata warganya yang tergolong pekerja rentan. Program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah diuji pada 2024. Ada sekitar enam ribu warga yang sudah terkaver program tersebut.

“Masih banyak warga yang belum memahami program BPJS Ketenagakerjaan. Yang warga pahami hanya BPJS Kesehatan,” terangnya.

Fauzi berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat dan jaminan keberlanjutan kepada masyarakat. Misalnya bisa dijadikan modal usaha bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami berharap, program ini mampu memberikan dampak positif dan menurunkan angka kemiskinan di Sumenep,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...