Kamis
04 Juni 2026 | 8 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Optimalkan Porgram BPJS Tekan Kemiskinan, Bupati Fauzi Upayakan Kaver Pekerja Warung Madura

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20122024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berupaya keras untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, mengoptimalkan program bantuan jaminan kerja BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, Fauzi berupaya agar pekerja warung Madura bisa terkaver dalam program bantuan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan salah satu program untuk meminimalkan angka kemiskinan.

“Saya tidak mendoakan warga celaka, tapi kami berkewajiban untuk menjamin kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujar Fauzi, Sabtu (18/1/2025).

Ia meyakini hal tersebut bisa terealisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kerja kepada masyarakat di Sumenep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menegaskan, bahwa ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya, para pekerja rentan bisa mendapatkan santunan ketika mengalami kecelakaan kerja.

“Jika tenaga kerja rentan yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan meninggal, yang bersangkutan akan mendapat santunan kematian dari program BPJS Ketenagakerjaan berupa uang sebesar Rp 42 juta,” tuturnya.

Fauzi menjelaskan, saat ini masih diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari berbagai pihak. Hal itu supaya masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Termasuk pada pemerintah desa agar bisa valid saat mendata warganya yang tergolong pekerja rentan. Program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah diuji pada 2024. Ada sekitar enam ribu warga yang sudah terkaver program tersebut.

“Masih banyak warga yang belum memahami program BPJS Ketenagakerjaan. Yang warga pahami hanya BPJS Kesehatan,” terangnya.

Fauzi berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat dan jaminan keberlanjutan kepada masyarakat. Misalnya bisa dijadikan modal usaha bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami berharap, program ini mampu memberikan dampak positif dan menurunkan angka kemiskinan di Sumenep,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...