Kamis
30 Juli 2026 | 2 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Optimalkan Porgram BPJS Tekan Kemiskinan, Bupati Fauzi Upayakan Kaver Pekerja Warung Madura

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20122024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berupaya keras untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, mengoptimalkan program bantuan jaminan kerja BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, Fauzi berupaya agar pekerja warung Madura bisa terkaver dalam program bantuan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan salah satu program untuk meminimalkan angka kemiskinan.

“Saya tidak mendoakan warga celaka, tapi kami berkewajiban untuk menjamin kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujar Fauzi, Sabtu (18/1/2025).

Ia meyakini hal tersebut bisa terealisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kerja kepada masyarakat di Sumenep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menegaskan, bahwa ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya, para pekerja rentan bisa mendapatkan santunan ketika mengalami kecelakaan kerja.

“Jika tenaga kerja rentan yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan meninggal, yang bersangkutan akan mendapat santunan kematian dari program BPJS Ketenagakerjaan berupa uang sebesar Rp 42 juta,” tuturnya.

Fauzi menjelaskan, saat ini masih diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari berbagai pihak. Hal itu supaya masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Termasuk pada pemerintah desa agar bisa valid saat mendata warganya yang tergolong pekerja rentan. Program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah diuji pada 2024. Ada sekitar enam ribu warga yang sudah terkaver program tersebut.

“Masih banyak warga yang belum memahami program BPJS Ketenagakerjaan. Yang warga pahami hanya BPJS Kesehatan,” terangnya.

Fauzi berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat dan jaminan keberlanjutan kepada masyarakat. Misalnya bisa dijadikan modal usaha bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami berharap, program ini mampu memberikan dampak positif dan menurunkan angka kemiskinan di Sumenep,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...