Kamis
12 Maret 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Optimalkan Porgram BPJS Tekan Kemiskinan, Bupati Fauzi Upayakan Kaver Pekerja Warung Madura

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20122024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berupaya keras untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, mengoptimalkan program bantuan jaminan kerja BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, Fauzi berupaya agar pekerja warung Madura bisa terkaver dalam program bantuan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan salah satu program untuk meminimalkan angka kemiskinan.

“Saya tidak mendoakan warga celaka, tapi kami berkewajiban untuk menjamin kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujar Fauzi, Sabtu (18/1/2025).

Ia meyakini hal tersebut bisa terealisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kerja kepada masyarakat di Sumenep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menegaskan, bahwa ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya, para pekerja rentan bisa mendapatkan santunan ketika mengalami kecelakaan kerja.

“Jika tenaga kerja rentan yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan meninggal, yang bersangkutan akan mendapat santunan kematian dari program BPJS Ketenagakerjaan berupa uang sebesar Rp 42 juta,” tuturnya.

Fauzi menjelaskan, saat ini masih diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari berbagai pihak. Hal itu supaya masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Termasuk pada pemerintah desa agar bisa valid saat mendata warganya yang tergolong pekerja rentan. Program bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah diuji pada 2024. Ada sekitar enam ribu warga yang sudah terkaver program tersebut.

“Masih banyak warga yang belum memahami program BPJS Ketenagakerjaan. Yang warga pahami hanya BPJS Kesehatan,” terangnya.

Fauzi berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat dan jaminan keberlanjutan kepada masyarakat. Misalnya bisa dijadikan modal usaha bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami berharap, program ini mampu memberikan dampak positif dan menurunkan angka kemiskinan di Sumenep,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...