Minggu
02 Agustus 2026 | 7 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nyekar ke Rembang, Puti: Kartini Inspirasi Perempuan Indonesia

pdip-jatim-puti-kartini1

REMBANG – Cawagub Jawa Timur Puti Guntur Soekarno menyebut Raden Ajeng Kartini menjadi inspirasi baginya, juga bagi kaum perempuan di Indonesia. Menurut Puti, semangat Kartini tak pernah padam, bahkan makin terang menyala di era milenial saat ini.

“Selamat memperingati Hari Kartini bagi seluruh perempuan Indonesia. Selamat mengembangkan peran di semua sektor kehidupan. Semoga Indonesia Raya semakin jaya ke depan,” kata Puti Guntur, usai nyekar makam RA Kartini di Desa Bulu, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (20/4/2018).

Melalui Keputusan Presiden No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, Presiden Soekarno menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Nasional. Bung Karno juga menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini yang diperingati secara nasional.

Di lokasi makam, Puti menaburkan bunga segar, dan khusyuk berdoa. “Semoga Allah SWT memberikan tempat bahagia dan mulia bagi Ibu Kartini dan semua pejuang bangsa ini,” ucapnya.

Didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari, Puti Guntur juga berkunjung ke rumah yang sering disinggahi Kartini. Puti melihat-lihat seisi rumah, termasuk kamar yang menjadi tempat istirahat Kartini ketika berkunjung ke rumah itu.

“Kita mensyukuri kelahiran Ibu Kartini, yang di belakang hari berperan penting dalam sejarah bangsa, terutama dalam peran emansipasi perempuan,” ujar Puti.

Di rumah itu Puti bertemu Ny. Janarto, dari keluarga besar Bupati Rembang Djojo Adiningrat, suami Kartini. “Biasanya saat memperingati Hari Kartini, kerabat keluarga ada yang datang di rumah ini,” jelas Ny. Janarto.

“Semoga Mbak Puti Guntur Soekarno terpilih menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur,” ucap Ny. Janarto.

Di rumah itu, ia menunjukkan foto kakeknya dan Bung Karno. Keduanya teman sekolah di HBS Surabaya.

Bagi Puti Guntur, Kartini mempraktikkan cara berpikir yang ‘out of the box’ yang tidak lazim di zamannya. Dia tertarik cara berpikir kaum perempuan Eropa.

“Ibu Kartini juga ingin mengangkat kaum perempuan pribumi, yang saat itu perannya masih sangat terbelakang,” kata Puti.

Sebelum usia 20 tahun, Kartini banyak melakukan korespondensi dengan kawan-kawan dia di Belanda. Ia juga melahap koran, buku dan majalah terbitan modern. Pemikiran-pemikiran modern telah diserapnya di usia sangat muda.

Buku berjudul: Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta, karya Multatuli, juga dibaca Kartini. Buku itu mengisahkan perlakuan buruk pemerintah kolonial Belanda pada bangsa pribumi Jawa.

Kartini meninggal dunia pada usia muda, 25 tahun, ketika melahirkan putera pertamanya dari perkawinan dengan Bupati Rembang K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.

Setelah meninggal, surat-surat Kartini dikumpulkan menjadi buku oleh Mr. JH Abendanon. Buku itu ditulis ulang dalam Bahasa Melayu oleh Armijn Pane, sastrawan Pujangga Baru, dengan judul: Habis Gelap Terbitlah Terang.

“Ibu Kartini tokoh yang sangat mencintai kaum dan bangsanya. Api nasionalisme menyala pada dirinya. Pikiran-pikirannya penuh humanisme,” ujar Puti. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Sambut Gembira Peluncuran STAIM Bangkalan, Momentum Tingkatkan IPM

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meresmikan peluncuran Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhsiny (STAIM) di ...
KABAR CABANG

Musran Serentak di Sine, DPC PDI Perjuangan Resmikan Kantor Sekretariat PAC

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) serentak di Kecamatan Sine yang ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kediri Kawal Aspirasi Atlet Disabilitas, Dorong Pemenuhan Sarana Latihan NPCI

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berkomitmen mengawal aspirasi NPCI terkait pemenuhan sarana latihan dan ...
LEGISLATIF

Warga Gresik Minta Lift Klinik dan Rombong UMKM kepada Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Anggota DPR RI/MPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur X (Gresik-Lamongan), Nila Yani ...
RUANG MERAH

Lebih dari Turnamen, Soekarno Cup Asa Membangun Masa Depan Sepak Bola Indonesia

TIDAK ada seorang pun yang tahu, siapa di antara sekitar 400 anak yang akan berlari di lapangan hijau Jawa Timur ...
KABAR CABANG

Guntur Wahono Bidik 22 Kursi DPRD, Tiap Kecamatan Diminta Lahirkan Kader Terbaik

Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar Guntur Wahono menargetkan partainya kembali meraih minimal 19 kursi DPRD pada ...