Rabu
09 September 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Dorong Susu Trenggalek Tak Berhenti Jadi Komoditas Mentah

pdip jatim 260817 susu sapi nggalek 1

Novita Hardini mendorong Trenggalek mengolah susu lokal dari hulu hingga hilir agar nilai tambah ekonomi dinikmati masyarakat dan potensi peternak semakin berkembang.

TRENGGALEK — Anggota DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mendorong agar potensi susu lokal tidak berhenti sebagai komoditas mentah. Trenggalek sebagai daerah penghasil susu harus mampu mengolah sekaligus mendistribusikannya secara aman sehingga nilai tambah ekonomi tetap dinikmati masyarakat setempat.

Dorongan itu disampaikan Novita saat melaunching Rumah Produksi Susu Cu Ca Pi di Rumah Susu Trenggalek, Minggu (16/8/2026). Melalui Koperasi PKK Trenggalek, susu lokal akan diolah menjadi produk siap konsumsi yang rencananya didistribusikan kepada anak-anak sekolah.

“Trenggalek sebagai daerah penghasil susu seharusnya tidak hanya menjadi penyedia susu, tetapi juga mampu mengolah dan mendistribusikannya secara aman. Dengan begitu, potensi ekonomi lokal bisa semakin besar dan kebocoran nilai tambah dapat diminimalkan,” ujar Novita.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pengelolaan susu dari hulu hingga hilir menjadi penting agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada penjualan bahan baku. Rantai pengolahan dan distribusi juga harus menjadi ruang pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, keberadaan Rumah Produksi Susu Cu Ca Pi diharapkan mampu mengubah peran Koperasi PKK dari sekadar wadah konsumtif menjadi lembaga yang produktif dan ikut menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Koperasi PKK tidak hanya bersifat konsumtif bagi anggota, tetapi harus mampu memberdayakan masyarakat. Ini merupakan bagian dari semangat program pokok PKK sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan,” katanya.

Rumah Produksi Susu Cu Ca Pi saat ini memiliki kapasitas produksi sekitar 400 liter per hari. Dalam pengembangannya, koperasi juga diarahkan melibatkan masyarakat dari kelompok rentan, termasuk warga yang berada dalam kategori Desil 1 hingga 3.

Novita menegaskan pengembangan usaha pengolahan susu membutuhkan dukungan lintas sektor. Mulai dari perindustrian, peternakan, perdagangan hingga pelayanan perizinan harus berjalan bersama agar produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan keamanan dan legalitas.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Program ini didukung dinas terkait agar pengolahan dan distribusi susu kepada anak-anak sekolah dapat dilakukan secara aman dan memenuhi ketentuan,” jelasnya.

Ia berharap Rumah Produksi Susu Cu Ca Pi tidak hanya menjadi unit produksi, tetapi berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi yang dapat direplikasi di daerah lain.

“Lebih dari sekadar produksi susu, kami berharap ini menjadi nadi pemberdayaan dan penggerak ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola Rumah Susu Trenggalek Ucik Rohmad mengatakan kapasitas produksi saat ini masih terbatas. Karena itu, pengembangan rumah produksi di lokasi lain perlu dipertimbangkan untuk mengoptimalkan potensi susu yang tersebar di sejumlah wilayah.

Potensi tersebut terutama berada di Kecamatan Bendungan dan Pule, serta sebagian wilayah Dongko.

Ucik optimistis produk olahan susu lokal dapat berkembang menjadi produk unggulan sekaligus oleh-oleh khas Trenggalek.

“Kalau daerah lain bisa, kita pun bisa. Trenggalek adalah daerah penghasil susu,” ujarnya.

Pengembangan Rumah Susu Trenggalek juga mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk hibah peralatan dari Kementerian Sosial. Pemerintah daerah melalui perangkat daerah yang membidangi perindustrian, sosial, peternakan, serta pelayanan perizinan turut mendukung proses produksi dan penguatan legalitas usaha.

Dengan kapasitas produksi yang terus dikembangkan dan dukungan lintas sektor, Susu Cu Ca Pi diharapkan mampu memperkuat rantai nilai ekonomi susu Trenggalek, mulai dari peternak, pengolahan, hingga konsumen. (azz/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...