BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar partai terus menjadi pelopor melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tidak sekadar menggelar kompetisi olahraga, kegiatan ini juga memadukan sport tourism dan ekonomi kreatif untuk mendorong pola hidup sehat serta solidaritas generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI, Novita Hardini, saat menghadiri Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu (8/11/2026). Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari Dapil Jatim VII itu datang bersama suaminya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Novita mengapresiasi perkembangan Soekarno Run yang dinilainya semakin menunjukkan daya tarik dari tahun ke tahun. Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena kegiatan yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif tersebut diinisiasi oleh PDIP.
“Acara Soekarno Run dari tahun ke tahun ini luar biasa. Saya bangga sekali kegiatan-kegiatan sport tourism dan ekonomi kreatif seperti ini diinisiasi oleh PDI Perjuangan,” ujar Novita.

Menurutnya, penyelenggaraan Soekarno Run mencerminkan upaya partai menerjemahkan arahan Megawati melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kehadiran partai tidak hanya ditunjukkan melalui aktivitas politik, tetapi juga melalui ruang-ruang yang mendorong partisipasi dan memberikan manfaat bagi publik.
“Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan lagi-lagi membuktikan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum bahwa PDI Perjuangan adalah Partai Pelopor,” ungkapnya.
Novita juga menyoroti rangkaian Soekarno Run yang telah diselenggarakan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Setelah sebelumnya digelar di Banyuwangi, kegiatan tersebut kembali hadir di Blitar dengan melibatkan ribuan peserta.

Ia menilai, kegiatan olahraga semacam ini memiliki peran lebih luas daripada sekadar kompetisi. Selain mengajak masyarakat menjaga kesehatan, Soekarno Run juga mempertemukan berbagai kalangan dan komunitas dalam suasana kebersamaan.
Terutama bagi generasi muda, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Jawa Timur telah menorehkan banyak prestasi melalui kegiatan-kegiatan yang mengajak anak muda untuk hidup sehat dan membangun solidaritas yang sehat melalui Soekarno Run,” tuturnya.
Novita berharap penyelenggaraan Soekarno Run dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan semakin luasnya partisipasi, semangat hidup sehat, kebersamaan, dan solidaritas diharapkan tumbuh di berbagai daerah.
Ia pun menyampaikan harapannya agar ajang tersebut kembali digelar pada kesempatan berikutnya. “Sampai ketemu di Soekarno Run berikutnya,” pungkasnya. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











