Minggu
14 Juni 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Desak Kemenperin Ambil Langkah Nyata di Tengah Ancaman Krisis

pdip jatim 250430 NH

JAKARTA — Situasi ekonomi nasional terus menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Senayan, Selasa (29/4/2025), anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan perlunya langkah konkret dan terukur dari Kemenperin dalam merespons tekanan ekonomi yang semakin nyata.

Berdasarkan hasil survei LPEM FEB UI, sebanyak 55% ahli menilai kondisi ekonomi Indonesia memburuk.

Pelemahan rupiah, kejatuhan IHSG yang memicu trading halt, hingga lesunya pasar tenaga kerja menjadi indikator kuat. Ditambah lagi, prediksi kontraksi pertumbuhan ekonomi membuat kekhawatiran publik semakin meluas.

“Di tengah situasi global yang tidak menentu dan tekanan ekonomi dari dalam negeri, Kemenperin harus tampil sebagai garda depan. Kita tidak bisa hanya duduk menunggu. Perlu langkah-langkah cepat, progresif, dan menyentuh langsung kebutuhan industri dalam negeri,” tegas Novita, dalam keterangan resminya, Selasa (29/4/2025).

politisi fraksi PDI Perjuangan itu.

Legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu juga menyoroti sejumlah tantangan eksternal. Seperti ketidakstabilan geopolitik dan dampak kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menghantam perekonomian global.

Sementara itu, dari dalam negeri, Indonesia masih dibayangi beban utang, defisit APBN, tekanan kurs, hingga meningkatnya gelombang PHK. Deflasi pun turut mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat.

Menurut politisi PDI Perjuangan asal Trenggalek tersebut, situasi ini menuntut pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, untuk segera memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui strategi yang berorientasi jangka panjang.

“Kita butuh stimulus fiskal yang tepat sasaran, penguatan industri manufaktur, dan percepatan transformasi digital. Hilirisasi sumber daya alam jangan berhenti, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan ketahanan pangan dan energi,” ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap industri dalam negeri, penertiban praktik nakal dari investor asing. Seperti tidak patuh dalam membayar pajak, serta penyederhanaan birokrasi perizinan yang selama ini menghambat pelaku usaha lokal.

“Kalau Kemenperin hanya berfokus pada angka makro tanpa sentuhan langsung ke akar persoalan, kita akan terus tertinggal. Target pertumbuhan ekonomi 8% tidak akan tercapai tanpa industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan. Keberpihakan pada industri lokal dan ketegasan regulasi adalah kunci menuju pemulihan ekonomi yang adil dan berdaya saing.” tutupnya. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...
KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...