Sabtu
18 Juli 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ning Kaka Apresiasi Raihan 5 Kali Penghargaan Kota Layak Anak bagi Surabaya

pdip-jatim-khusnul-khotimah-170321-2
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah.

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah mengapresiasi penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori utama yang kelima kalinya diterima Pemkot Surabaya.

Penghargaan tersebut menurutnya sangat membanggakan dan jadi kado istimewa untuk Surabaya pada Hari Anak Nasional tahun 2022 ini.

“Penghargaan ini bisa diraih tentunya berkat kerja keras semua pihak, untuk saling bergotong royong mewujudkan Surabaya Layak Anak,” kata Khusnul Khotimah kepada wartawan di Surabaya, Minggu (24/7/2022).

Legislator yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini berharap, penghargaan KLA bisa jadi pelecut untuk semakin semangat kerja keras, bergotong royong, bersinergi dan berkolaborasi seluruh pihak.

Baca juga: Surabaya Lima Kali Pertahankan Predikat Kota Layak Anak Kategori Utama

Khususnya para Kader Surabaya Hebat, non-governmental organization (NGO) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), perguruan tinggi dan seluruh elemen masyarakat.

“Semua lintas instansi ini harus lebih giat untuk menciptakan Kota Surabaya yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak Surabaya. Sebab selama ini masih saja ada kasus kekerasan yang terjadi pada anak,” ungkapnya.

Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah, menyadari jika angka kekerasan terhadap anak akan terus ada bahkan trennya mengalami kenaikan. Namun dengan adanya penilaian KLA ini, menjadi upaya pemerintah kota dalam penanganan kasus anak.

Angka kekerasan pada anak, jelasnya, memang trennya naik. Namun upaya serta komitmen Pemerintah Kota Surabaya tentu harus didukungan bersama.

Salah satu bentuk dukungan masyarakat adalah tidak lagi takut untuk melaporkan kepada pejabat setempat, bila mengetahui kejadian kekerasan pada anak. Jika ada laporan, seluruh pihak bersama OPD pun agar bergotong royong menyelesaikan.

Dengan diraihnya lima kali berturut-turut sebaga Kota Layak Anak, Ning Kaka mendorong agar Surabaya naik peringkat, menjadi Kota Layak Anak Dunia. Dia menyebut target itu tidak muluk, jika melihat komitmen Pemkot Surabaya.

Cita-cita ini, terangnya, sejalan dengan yang pernah disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa, Arie Rukmantara yang menyebut penilaian KLA tidak sebatas pada jumlah kasus yang marak terjadi. Tapi lebih kepada bagaimana cara penanganan oleh pemerintah setempat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...