Kamis
05 November 2026 | 1 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngalap Berkah dari Gunungan Roti Bolu

pdip jatim - gunungan roti bolu - magetan

pdip jatim - gunungan roti bolu - magetanMAGETAN – Alun-alun Kabupaten Magetan Minggu (2/11/2014) siang nampak ramai. Ratusan masyarakat Magetan tumplek-blek di lapangan yang berada di jantung kota lereng gunung Lawu itu. Dari anak kecil, orang tua maupun remaja semua rela berdesak-desakan untuk berebut gunungan roti bolu.

Ini adalah bagian dari festival “Ledug Suro Andum Berkah Roti Bolu Rahayu”, sebuah acara yang rutin dilakukan untuk memperingati tahun baru Islam 1 Muharram.

Pemerintah Kabupaten Magetan bermaksud mempromosikan roti bolu sebagai makanan khas Magetan di acara ini. Sekitar 20.000 roti bolu dibentuk menyerupai gunungan dan bedug masjid serta dikirab di alun-alun setempat.

Puncaknya, warga berebut roti bolu rahayu untuk mendapatkan berkah. Warga percaya, jika mendapatkan roti tersebut kehidupannya akan selalu dilindungi oleh Allah SWT.

“Ledug Suro ini menjadi agenda utama wisata budaya Kabupaten Magetan. Menjadi rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Magetan yang ke 339. Festival ini untuk mempromosikan jajanan khas roti bolu dan kesenian khas Magetan musik ledhug,” kata Bupati Magetan Sumantri kepada wartawan.

Selama dua hari Pemkab Magetan menggelar festival musik ledhug (lesung dan bedug-red). “Hari ini puncaknya kita lakukan kirab Nayaka Praja (semacam pimpinan pemerintahan-red) dengan pasukan berkuda dan diakhiri berebut gunungan roti bolu,” jelas Sumantri.

Kirab Nayaka Praja mengambil rute start di Pendopo Surya Graha kemudian menuju Jalan Basuki Rahmat Barat, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Wilis, Jalan Samodra, Jembatan Gandong 3, Jalan Duwet, dan berakhir di GOR Ki Mageti.

Acara semakin meriah karena diawali dengan pawai budaya yang menampilkan berbagai kesenian kontemporer dan modern dari instansi dan sekolah di Magetan. Rute pawai adalah sepanjang Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, Traffic light Pasar Baru, Jembatan Gandong 1, dan berakhir di Alun-alun Magetan.

Roti bolu sendiri pembuatannya dilakukan industri rumah tangga di Desa Sidomukti dan Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan. Salah satunya adalah Roti Bolu Dinawa yang dikelola Ibu Lanjar. Pembuatan roti bolu tersebut telah digeluti keluarganya sejak 1970-an. Dibutuhkan waktu sepekan untuk menyiapkan puluhan ribu bolu itu.

Roti bolu Magetan rasanya manis dan lembut, membuat roti ini banyak disukai masyarakat. “Banyak yang suka sehingga sudah bisa dipasarkan sampai keluar Magetan, seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo, bahkan hingga Solo dan Sragen, Jawa Tengah,” ungkap Sumantri yang diberangkatkan PDI Perjuangan saat maju menjadi bupati dua periode itu.

Yang menjadi khas dari roti bolu Magetan adalah aroma jahe dan jeruk. Proses pembuatannya juga tidaklah sulit. Bahan yang dibutuhkan antara lain, tepung terigu, gula pasir, telur, vanili, serta tumbukan jahe dan perasan jeruk purut yang menjadi andalan.

Bahan-bahan tersebut dicampur menjadi adonan dan setelah itu dicetak kecil-kecil berbentuk oval, lalu dioven hingga matang. Proses selanjutnya, roti bolu Magetan siap dikemas dan dipasarkan. Rata-rata produksinya mencapai 1.500 bungkus per hari.

Di Kota Magetan sendiri tak sulit mencari roti bolu. Hampir seluruh toko di pasar dan pusat jajanan di wilayah setempat selalu menjualnya. Jajanan tersebut telah menjadi ikon Magetan dan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Magetan.. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Kader PKK Jadi Penggerak Ekonomi 157 Desa Kreatif Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Rusak Diterjang Angin, PDIP dan Pemkab Bondowoso Gerak Cepat Bangun Kembali

BONDOWOSO – Rumah Ridwan, seorang warga RT 12 RW 05, Desa Badean, Kecamatan Bondowoso, rusak diterjang angin ...
LEGISLATIF

Damkar Sulit Masuk Gang Sempit, Sony Usulkan Pengadaan Armada Kecil di Kota Malang

MALANG – Sulitnya akses mobil pemadam kebakaran (damkar) ke kawasan permukiman padat penduduk menjadi perhatian ...
KRONIK

Izin TPA Mrican Terbit, Agung Dorong Pemilahan Sampah dari Tingkat RT

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya mengantongi izin penggunaan kawasan hutan milik Perum ...
KRONIK

Stadion Ketonggo Ngawi Siap Antar Persinga Ikuti Liga 3, Tinggal Pasang CCTV

NGAWI – Stadion Ketonggo Kabupaten Ngawi terus dipersiapkan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara ...
LEGISLATIF

Pilkades Serentak Jombang 2027 Diikuti 286 Desa, Komisi A DPRD Kawal Anggaran dan Regulasi

JOMBANG – Sebanyak 286 desa di Kabupaten Jombang direncanakan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ...