Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nelayan Bawean Keluhkan Cantrang, Begini Tanggapan Bupati Gus Yani

pdip-jatim--eksekutif-090621-fandi-akhmad-yani
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat berdialog dengan warga Pulau Bawean Kabupaten Gresik, Selasa (8/6/2021).

GRESIK – Jaring pukat harimau atau cantrang masih menjadi momok bagi nelayan tradisional. Tak terkecuali nelayan di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

Nelayan setempat meminta Pemerintah Kabupaten Gresik mengeluarkan regulasi terkait persoalan tersebut. Karena sampai saat ini masih banyak nelayan luar Bawean yang menggunakan cantrang.

“Kami berharap, pak bupati membuat perbup untuk melindungi nelayan tradisional di Bawean,” harap Rosyidin, warga Sangkapura, Selasa (8/6/2021) petang.

Menanggapi persoalan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaskan, jaring cantrang jelas dilarang dan tidak ada toleransi bagi nelayan yang menggunakan peralatan tersebut. “Ini sudah menjadi persoalan nasional,” kata Gus Yani yang pada pilkada lalu diusung PDI Perjuangan ini.  

Persoalannya, lanjut Bupati Gus Yani, kewenangan laut ada batasan wilayah. Namun, dirinya meminta nelayan tradisional tidak perlu khawatir. Sebab masalah ini telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terkait regulasi peraturan daerah (perda) telah dibahas di tingkat legislatif. Tinggal membuat peraturan bupati (Perbup).

Alhamdulillah masyarakat Bawean tidak ada yang pakai jaring cantrang, ini bentuk menghargai ekosistem alam kita,” kata Gus Yani. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...