Minggu
13 September 2026 | 7 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Negara Gemah Ripah Loh Jinawi, Tapi Semuanya Impor

pdip jatim - presiden-wapres di musrenbangnas

pdip jatim - presiden-wapres di musrenbangnasJAKARTA – Presiden Joko Widodo mengaku miris melihat realitas, bahwa hampir seluruh kebutuhan pangan diperoleh dari impor. Menurut Jokowi, kebutuhan pangan yang diimpor itu, seperti beras, gula, kedelai, dan jagung.

“Apa lagi yang kita tidak impor saat ini? Padahal ada potensi swasembada sendiri. Kekuatan untuk mandiri itu ada,” kata Jokowi, di acara Musyawarah Pembangunan Nasional 2015-2019 di Hotel Bidakara, Kamis (18/12/2014).

Selama ini, ujar Jokowi, sering disampaikan negara kita gemah ripah loh jinawi, negara agraris, dan kaya sumber daya alam. Tapi faktanya, untuk mencukup kebutuhan pangan itu masih perlu impor.

Indonesia, sebut Jokowi, sebenarnya mempunyai peluang sejak dulu untuk mencapai kedaulatan pangan. Tapi selama ini tidak ada kebijakan publik yang baik dan tepat.

Terkait hal itu, dia sudah menginstruksikan Menteri Pertanian dalam tiga tahun ke depan untuk mencapai swasembada pangan. “Paling tidak, beras jangan ada impor lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan temuannya setelah berkeliling blusukan ke daerah. Ada beberapa perubahan rencana pembangunan terkait upaya menggenjot target kedaulatan pangan selama lima tahun ke depan. Salah satunya memperbaiki infrastruktur pertanian.

Semula, pemerintahan akan membangun 30 waduk. Setelah blusukan ternyata dibutuhkan lagi pembangunan 19 waduk, sehingga pemerintah akan membangun 49 waduk dalam lima tahun ke depan.

Selain waduk, pemerintah juga akan membangun irigasi dengan total 1 juta hektare pada tahun depan. Dengan pembangunan tersebut, Jokowi yakin target swasembada dalam lima tahun ke depan bisa tercapai.

“Saya minta bupati, wali kota, dan gubernur ikut mengawal karena pekerjaan ini besar. Jadi di lapangan harus diawasi,” katanya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...