Minggu
09 Agustus 2026 | 3 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nanas Pasir Kelud Jadi Unggulan Gubernur, Mas Dhito Siap Kembangkan Kawasan Budidaya

pdip-jatim-221015-nanas-kelud-1

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk kesekian kalinya memamerkan nanas Pasir Kelud (PK-1) kepada setiap tamu yang datang ke Jawa Timur.

Kali ini, nanas asal Kabupaten Kediri tersebut dipamerkan dalam kegiatan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Kantor BPSDM Jawa Timur, Jumat (14/10/2022).

Acara itu dihadiri Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Reni Suzana, kepala daerah penerima penghargaan lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas, termasuk peserta pelatihan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini saya akan pamerkan kepada bapak ibu sekalian, ada komandannya, pemilik dari area ini pak Bupati Kediri (Hanindhito Himawan Pramana), hampir setiap tamu saya kenalkan,” kata Khofifah.

Khofifah yang sedari awal mengetahui dan merasakan varietas nanas PK-1 itu memang mengakui kelebihan nanas yang dikembangkan di lereng Gunung Kelud itu.

Selain rasanya yang manis, untuk menikmati buah itu cukup mudah. “Ini nanas yang tidak perlu dikupas cukup dibelah-belah saja,” terangnya.

Pun begitu, untuk saat ini mendapatkan nanas kualitas unggul itu diakui tidak mudah karena pengembangannya yang belum masif.

Untuk itu, Khofifah mengusulkan adanya pinjaman KUR Yarnen (bayar saat panen) bagi petani nanas.

Hal itu lantaran masa panen nanas varietas unggul itu yang sampai menunggu 18 bulan. Dengan KUR Yarnen itu, para petani diharap akan lebih banyak lagi yang mengembangkan untuk menanam nanas tersebut.

“Kalau tidak disiapkan secara masif, marketnya tidak sampai Surabaya, apalagi Jakarta,” urainya.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, selain nanas Pasir Kelud itu, buah-buah unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur sengaja dijadikan display di setiap kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur supaya dapat diketahui setiap tamu yang hadir.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito sebelumnya menyebutkan, dari beberapa jenis nanas yang ada, nanas PK-1 yang dikembangkan di Kecamatan Ngancar itu merupakan nanas unggulan di Kabupaten Kediri.

“Kita akan kembangkan mulai dari pembenihan sampai pengembangan kawasan budidaya nanas pasir kelud ini (PK-1),” urai kepala daerah kader PDI Perjuangan tersebut.

Pengembangan nanas PK-1 banyak terkendala dalam pembenihan. Sebab, jenis nanas ini jarang muncul tunas baru di sekitar batang sebagaimana yang biasa muncul di jenis nanas lain.

“Untuk mencukupi kebutuhan, kini telah dilakukan inovasi dalam pembenihan,” tuturnya.

Inovasi yang dilakukan yakni melalui stek batang dimana cara ini belum ada di tempat lain dan di Indonesia baru ada di Kabupaten Kediri. Selain stek batang, dilakukan pula pengembangan dengan kultur jaringan. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...