Kamis
30 Juli 2026 | 10 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Munas Apeksi VII 2025 Gagas Aplikasi Terintegrasi untuk Seluruh Kota

pdip-jatim-250508-forum-komdigi-1

SURABAYA – Forum Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2025 akan menghasilkan aplikasi terintegrasi untuk digunakan seluruh Kota di Indonesia.

Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi menyebut, aplikasi terintegrasi seluruh kota penting untuk mendukung digitalisasi pemerintahan.

Eri Cahyadi berharap forum ini menjadi wadah untuk menyatukan potensi dan kekuatan dari berbagai kota demi memajukan digitalisasi secara kolektif.

“Jadi forum ini adalah keniscayaan bagi Kota Surabaya dalam hal menggerakkan ekonomi hingga perencanaan anggaran dan digitalisasi. Forum ini bertujuan untuk menyatukan semua kekuatan yang ada di semua kota untuk digabungkan menjadi satu,” jelas Eri Cahyadi, ketika membuka Forum Komdigi Munas Apeksi di Grand City Ballroom Lantai 4, Surabaya, Rabu (7/5/2025).

Dia mengungkapkan bahwa forum ini akan menghasilkan gagasan konkret mengenai digitalisasi yang akan diserahkan kepada Apeksi. Selanjutnya gagasan itu direkomendasikan kepada pemerintah pusat lewat Kementerian Komdigi.

Tujuannya adalah untuk menciptakan aplikasi atau sistem yang dapat digunakan secara bersama oleh seluruh kota anggota. Sehingga mengurangi biaya pengembangan aplikasi secara mandiri dan memungkinkan alokasi anggaran daerah yang lebih efisien untuk kepentingan masyarakat.

“Semua aplikasi nantinya, misalnya dari Surabaya WargaKu, daerah lain bagaimana, lalu kita gabung menjadi satu. Sehingga bisa digunakan oleh semua kota dan akan menuju kemakmuran, serta kesatuan yang luar biasa, itu yang harus kita munculkan dalam Munas Apeksi ini,” terangnya.

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk mewujudkan pemerataan digitalisasi di antara seluruh kota anggota Apeksi. Dia menekankan pentingnya kebersamaan dan solidaritas dalam organisasi, di mana kota-kota yang lebih maju dapat membantu yang tertinggal, layaknya sebuah keluarga besar.

“Ketika ada ketimpangan maka kita angkat ketimpangan itu supaya menjadi kesatuan. Itulah yang dinamakan keluarga besar Apeksi. Keluarga membantu dan menemani ketika susah bukan hanya saat bahagia, Apeksi hadir untuk memberikan kebersamaan dan kekuatan sebagai keluarga,” tegas Eri Cahyadi.

Dia menambahkan, apabila gagasan tersebut terealisasi, maka akan mengurangi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembuatan aplikasi.

“Sehingga, anggaran tersebut dapat digunakan masing-masing daerah untuk kepentingan lain, seperti mengentaskan kemiskinan dan stunting,” tandasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Komdigi Bidang Sosial Ekonomi R. Wijaya Kusumawardhana menyampaikan bahwa pada era digital, Kepala Dinas Kominfo dan Komdigi memiliki peran strategis sebagai kunci dan penggerak bagi perubahan pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi.

Dia juga menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya urusan infrastruktur atau teknologi, melainkan juga jalan untuk mendapatkan akses, peluang, dan kesejahteraan, terutama bagi daerah-daerah yang selama ini tertinggal.

“Kami mengapresiasi gagasan mengenai aplikasi bersama antar kota yang dapat menjadi rujukan dan ajaran untuk pertumbuhan ekonomi serta penanganan masalah sosial,” katanya.

Dia berharap melalui forum ini, Dinas Kominfo dan Komdigi dapat menjadi strategic command center yang memastikan tidak ada warga kota yang tertinggal dalam arus perubahan digital.

“Kami mengapresiasi dan berharap Forum Komdigi dalam Munas Apeksi ke-VII ini dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi konkret untuk mempercepat transformasi digital di seluruh kota anggota se-Apeksi,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Dorong Pemerintah Pusat Evaluasi Sistem Desil untuk Akses Bantuan Pendidikan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, meminta pemerintah pusat mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Kasus Keracunan MBG, DPRD Kabupaten Kediri Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

KEDIRI – Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Evaluasi Tata Kelola Dinas ESDM usai Dugaan Pungli Rp8,44 M

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendesak Pemerintah Provinsi Jatim ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro Setujui Dua Raperda, Tentang Kepariwisataan dan Anak

BOJONEGORO– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi memberikan persetujuan terhadap dua Rancangan ...