Senin
20 April 2026 | 1 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Momen Haru Pemberangkatan 861 Jemaah Haji Lumajang oleh Bupati dan Wakil Bupati, Nenek Umur 95 Tahun Turut Serta

IMG-20250507-WA0088

LUMAJANG – Dengan penuh haru dan kebanggaan, sebanyak 861 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang resmi dilepas keberangkatannya menuju Tanah Suci oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah), dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Aryawiraraja, Rabu pagi (7/5/2025).

Prosesi pelepasan ini menjadi momentum spiritual yang mendalam tidak hanya bagi para calon haji, namun juga bagi keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Hadirnya jajaran Forkopimda, seperti Dandim 0821/Lumajang, Kapolres Lumajang, Danyon 527, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendampingi langkah-langkah ibadah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bunda Indah tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan bahagia. Ia menegaskan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin menuju kesempurnaan iman.

“Kami mendoakan semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.”

“Bawalah nama baik Lumajang, dan jadikan momen ini sebagai ladang kebaikan untuk saling membantu dan menjaga kekompakan,” pesannya penuh makna.

Sementara itu, Mas Yudha menyoroti pentingnya peran semua pihak dalam mempersiapkan keberangkatan jamaah. Ia mengapresiasi kerja keras Kementerian Agama, tenaga kesehatan, pendamping haji, dan keluarga jamaah yang telah memberikan dukungan maksimal.

“Ini adalah momen yang sangat dirindukan umat Islam. Kita patut bersyukur karena pemerintah daerah dapat ikut serta memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan jamaah,” ujarnya.

Uniknya, keberangkatan tahun ini turut diwarnai dengan keberadaan jamaah termuda, Verdi Pratama (18 tahun), dan jamaah tertua, Mbah Satumi (95 tahun). Keduanya menjadi simbol semangat lintas generasi dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama, yang dipanjatkan dengan linangan air mata dan keheningan penuh kekhusyukan. Bagi masyarakat Lumajang, pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud cinta dan dukungan kolektif dalam mengantar para tamu Allah menuju perjumpaan suci di Baitullah. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...