Kamis
29 Oktober 2026 | 2 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Momen Haru Pemberangkatan 861 Jemaah Haji Lumajang oleh Bupati dan Wakil Bupati, Nenek Umur 95 Tahun Turut Serta

IMG-20250507-WA0088

LUMAJANG – Dengan penuh haru dan kebanggaan, sebanyak 861 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang resmi dilepas keberangkatannya menuju Tanah Suci oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah), dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Aryawiraraja, Rabu pagi (7/5/2025).

Prosesi pelepasan ini menjadi momentum spiritual yang mendalam tidak hanya bagi para calon haji, namun juga bagi keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Hadirnya jajaran Forkopimda, seperti Dandim 0821/Lumajang, Kapolres Lumajang, Danyon 527, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendampingi langkah-langkah ibadah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bunda Indah tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan bahagia. Ia menegaskan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin menuju kesempurnaan iman.

“Kami mendoakan semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.”

“Bawalah nama baik Lumajang, dan jadikan momen ini sebagai ladang kebaikan untuk saling membantu dan menjaga kekompakan,” pesannya penuh makna.

Sementara itu, Mas Yudha menyoroti pentingnya peran semua pihak dalam mempersiapkan keberangkatan jamaah. Ia mengapresiasi kerja keras Kementerian Agama, tenaga kesehatan, pendamping haji, dan keluarga jamaah yang telah memberikan dukungan maksimal.

“Ini adalah momen yang sangat dirindukan umat Islam. Kita patut bersyukur karena pemerintah daerah dapat ikut serta memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan jamaah,” ujarnya.

Uniknya, keberangkatan tahun ini turut diwarnai dengan keberadaan jamaah termuda, Verdi Pratama (18 tahun), dan jamaah tertua, Mbah Satumi (95 tahun). Keduanya menjadi simbol semangat lintas generasi dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama, yang dipanjatkan dengan linangan air mata dan keheningan penuh kekhusyukan. Bagi masyarakat Lumajang, pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud cinta dan dukungan kolektif dalam mengantar para tamu Allah menuju perjumpaan suci di Baitullah. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...
LEGISLATIF

Pendangkalan Pelabuhan Pasongsongan, Komisi B DPRD Jatim Desak Prioritas Anggaran Pengerukan

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendesak pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan infrastruktur Pelabuhan ...
KABAR CABANG

PDIP Gresik Gelar Kompetisi Esports, Dorong Sportivitas dan Solidaritas Anak Muda

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui kompetisi esports ...