Senin
07 April 2025 | 2 : 12

Mindo Mulai Bangun Agro Edukasi MSP di Kabupaten Mojokerto

pdip-jatim-mindo-agro-edukasi-msp-200621

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mindo Sianipar mulai mewujudkan Agro Edukasi Masyarakat Sejahterakan Petani (MSP) di Dusun Jaringan Sari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Legislator dari Dapil Jatim 8 ini menandai pembangunan Agro Edukasi MSP dengan melakukan peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng, Minggu (20-6-2021).

“Agro Edukasi MSP ini nantinya kita jadikan pusat pelatihan dan percontohan pertanian dalam arti luas. Termasuk peternakan maupun perikanan,” ujar Mindo.

Dia menyebut, pertanian adalah sektor yang di masa pandemi ini mampu bertahan. Karena itu, dia menilai sudah selayaknya jika semua pihak berkontribusi memajukan sektor ini.

“Jadi meskipun masih tumbuh positif, tapi NTP (nilai tukar petani) cenderung menurun. Dengan berbagai pelatihan seperti ini, nantinya pasti bisa turut mengatrol NTP,” ujarnya.

Menurut Mindo, Agro Edukasi Karangdiyeng sengaja memilih tempat di samping tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, sampah jangan dianggap bencana, tapi itu bisa dijadikan sumber rejeki.

“Dengan teknologi sampah akan meningkatkan pendapatan warga sekitar. Sampah bisa dibuat eco-enzim, sumber makanan maggot (organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly/BSF), kompos dan sebagainya,” beber Mindo.

Lokasi Agro Edukasi MSP, lanjut Mindo, didesain untuk pelatihan pertanian komprehensif. Misalnya akan dipelihara ayam petelur, sapi, maupun kolam ikan tanpa menggunakan pakan produk pabrikan.

“Karena di TPA ini melimpah sampah organik, saya pastikan produksi enzim maupun maggot melimpah. Lihat saja nanti, pasti ternak maupun ikan gemuk-gemuk dan besar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangdiyeng Sulaiman Efendi menyambut baik pembangunan Agro Edukasi MSP ini.

“Ini mimpi kami, ada pihak yang memanfaatkan sampah organik di TPA. Karena sampah plastik dan logam sudah dipilah dan dimanfaatkan masyarakat, mudah mudahan sampah organiknya terserap semua. Sehingga tidak ada polusi udara dan gunungan sampah,” ungkap Sulaiman.

Sedang Ketua Kelompok Agro Edukasi MSP, Achmad Anwar mengatakan, pembangunan beberapa fasilitas utama ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan.

“Secara keseluruhan untuk seluruh sarana prasarana awal tahun depan diharapkan bisa tuntas. Saya siapkan lahan 25 hektar,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto ini. (rul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kebijakan Tarif Trump & Melemahnya Rupiah, Novita Hardini: Momentum Emas Transformasi Pariwisata RI

JAKARTA – Dampak kebijakan tarif proteksionis yang diwariskan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kini mulai ...
EKSEKUTIF

Hadapi Kenaikan Tarif Dagang AS, Ning Ita Siapkan Grand Design Pariwisata Domestik

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengungkapkan optimisme tinggi dalam menghadapi dampak isu global ...
LEGISLATIF

Urbanisasi Pascalebaran, Fuad Benardi: Surabaya Bukan Tempat Pelarian Tanpa Skill

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengingatkan perlunya penguatan antar kepala daerah untuk mencegah ...
KRONIK

H Suyatno Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal di Yayasan Al Hikmah, Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Suyatno menghadiri acara Pengajian ...
KRONIK

MH Said Abdulah Gelar Syawalan dan Silaturahmi Perjuangan

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar menggelar ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...