Jumat
31 Juli 2026 | 7 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Miliki Keanekaragaman Budaya Luar Biasa, Deni Harapkan BKN Cetuskan Gerakan Nyata

PDIP-Jatim-Deni-Wicaksono-18122021

BATU – Jawa Timur memiliki kekayaan yang luar biasa akan keanekaragaman seni dan budaya. Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerangkan, secara tipologi, masyarakat Jawa Timur terbagi dalam empat basis kebudayaan dominan, yaitu Mataraman, Arek, Tapal Kuda, dan Madura.

Kekayaan dan keanekaragaman budaya ini lambat laun semakin terkikis oleh perkembangan zaman yang diiringi oleh derasnya berbagai arus informasi, pengetahuan, dan budaya dari luar negeri. Tak ayal, budaya asli daerah semakin sepi peminat. Di tengah menurunnya minat masyarakat akan budaya peninggalan nenek moyangnya, terdapat oknum dari luar negeri yang mencoba mengklaim kekayaan budaya Indonesia, seperti Reog Ponorogo, Batik, dan yang paling akhir wayang.

“Ketika pagelaran wayang diklaim oleh orang lain, bangsa lain, banyak yang memprotes. Namun justru berbanding terbalik, ketika diminta untuk melestarikan dan menjaga budaya sepi peminat. Ini berbanding terbalik,” kata Deni Wicaksono, Sabtu (18/10/2021).

Karenanya, ia berharap, BKN PDI Perjuangan tidak hanya menjaga budaya dan tradisi peninggalan nenek moyang, tetapi juga memiliki tanggungjawab untuk menguatkan dan menarik minat generasi penerus bangsa akan budaya asli negerinya.

“Bagaimana BKN bisa mengambil ruang untuk bisa punya peran lebih. Sehingga PDI Perjuangan punya pengaruh dan peran lebih di tengah-tengah masyatakat terutama para pelaku budaya dan seni,” ujarnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu meyakini, bahwa kekuasaan yang hari ini didapatkan oleh kader-kader PDI Perjuangan mulai dari tingkat pusat hingga daerah itu diperoleh atas kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap kader-kader partai banteng.

Karen itu, dia meminta kepada seluruh kader untuk bisa memanfaatkan kekuasaan yang diperolehnya, untuk dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Yang di dalamnya juga memperhatikan kebutuhan para pelaku seni dan budaya.

“Harapan saya, bapak-ibu sekalian bisa merumuskan kegiatan, gerakan konkret. Gerakan seni dan kebudayaan bisa memiliki bargain yang tinggi. Ayo kita bagun gerakan bersama,” jelas anggota komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

“Kami, di DPD PDI Perjuangan Jatim, Insya Allah bersama dengan Mas Ony, akan mengawal itu. Bagaimana agenda politik dan budaya itu bisa menyatu dan melengkapi satu sama lain,” tutup Deni. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Keberlanjutan Kebun Raya Mangrove

DPRD Kota Surabaya berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai model ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...