Selasa
01 September 2026 | 12 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mewadahi Balap Liar, Pemkab Ngawi Kaji Lokasi Pembangunan Sirkuit Balap Kelas Nasional

IMG-20230301-WA0017_copy_600x338

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan kajian atas rencana pembangunan sirkuit balap tingkat nasional. Rencana dilakukan untuk mewadahi maraknya aksi pacuan “kuda besi” di jalan raya.

Wacana pembangunan sirkuit yang bergulir sejak 2022, perlahan menuju realisasi. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono pun telah meninjau lokasi bakal sirkuit kelas nasional itu.

Lahan yang dipilih berada di 3 desa, yakni Desa Banget, Karangsono, dan Mojo Manis. Lahan bakal sirkuit seluas 20-30 hektar itu berada di Kecamatan Kwadungan.

Bupati Ony mengatakan, pemilihan lahan bakal sirkuit di Kecamatan Kwadungan sebagai pengganti lahan yang sebelumnya direncanakan di Taman Candi Ngawi.

Seperti yang diketahui, kawasan Taman Candi akan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan, sebagai komitmen hibah Benteng Pendem atau Van Den Bosch.

“Lokasi kali mati di Desa Banget, Karangmojo, dan Mojo Manis, tiga desa ini nantinya akan menjadi pengalih kegiatan pembangunan sirkuit di Taman Candi,” kata Bupati Ony kepada awak media, pada Selasa (28/2/2023).

Secara sekilas pandang, tiga desa bakal sirkuit di Kecamatan Kwadungan memiliki topografi yang identik dengan lahan Taman Candi. Diantaranya, terdapat bekas aliran DAS Bengawan Solo yang juga dikenal dengan istilah kali mati.

Di lokasi itu, kata Bupati Ony, juga terdapat ruang terbuka hijau, serta kawasan pemancingan. Lokasi baru tersebut juga dirasa lebih cocok sebab jauh dari kawasan padat penduduk.

Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut menambahkan, di lahan baru tersebut juga mendukung kawasan ekonomi kerakyatan. Dimana nantinya, potensi-potensi itu akan dikelola oleh masyarakat setempat.

“Insya Allah nanti akan dikelola oleh seluruh warga desa. Sehingga Pokdarwis, Karangtaruna, Pemuda nya ada kegiatan untuk mengelola fasilitas yang ada di sini.”

“Pemkab Ngawi juga bisa meneruskan kembali angan-angan punya sirkuit balap nasional untuk kegiatan balap anak-anak kita,” ujar Bupati Ony.

Baca juga: Merespon Rakyat Sebelum Start, Natasha Devianti Juara 1 Sentul Drag Fest Seri 5

Lahan seluas kurang lebih 20-30 hektar bakal sirkuit balap tersebut, kata Bupati Ony, saat ini sudah berproses terkait pengukuran dan legalitas lahan.

Diproyeksikan, tahun 2023 ini, sertifikat hak atas tanah milik pemerintah daerah akan segera terbit. Pada tahun 2023 juga akan segera dilaksanakan kajian visibility study, untuk melihat kelayakan lokasi baru tersebut.

“Adanya sirkuit di Kabupaten Ngawi untuk mengurangi balap liar,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mbak Nia Kunjungi Stan MNV, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengunjungi sejumlah stan pelaku usaha dalam ...
KABAR CABANG

Pelajar dan Mahasiswa di Lumajang Ikuti Lomba Pidato dan Baca Puisi di Kantor DPC PDI Perjuangan

LUMAJANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang diwarnai dengan ajang ...
LEGISLATIF

Lindungi Warga, DPRD Surabaya Minta Data Bantuan Fokus ke Daerah

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Pusat memberi kewenangan otonomi daerah dalam pengelolaan data ...
MILANGKORI

Hambeging Bumi, Ketika Hari Jadi Trenggalek Mengajak Warganya Kembali Bersahabat dengan Alam

Hari Jadi ke-832 Trenggalek mengusung tema Hambeging Bumi. Beragam kegiatan, dari kirab pusaka hingga menjaga ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026, Bupati Ngawi Sampaikan Pembangunan Jalan Poros Desa Hingga Mobil Damkar Baru

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan ...
LEGISLATIF

Sektor Ekonomi Sumbang 66,9% PDRB Jatim, Komisi B Soroti Alokasi Anggaran Hanya 4,56%

SURABAYA — Kontribusi sektor-sektor perekonomian yang menjadi mitra Komisi B mencapai 66,9 persen terhadap Produk ...