Minggu
28 Juni 2026 | 9 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mentah Naskah RPJMD Kabupaten Probolinggo Dirasa Pansus DPRD, Tak Ada Sasaran Pokok hingga Tengara Menyalin Daerah Lain

IMG-20250424-WA0028

KABUPATEN PROBOLINGGO – Naskah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Probolinggo tahun 2025-2029 masuk dalam pembahasan Panitia Khusus (pansus) DPRD.

Berbagai catatan kritis mengemuka terhadap desain  pembangunan yang mem-breakdown dari visi misi calon bupati dan wakil bupati semasa kampanye. Mulai dari ketidakjelasan arah pembangunan hingga pernik-pernik terselipnya materi kota dan kabupaten lain dalam naskah.

Wakil Ketua Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam menyampaikan, perlunya koreksi menyeluruh terhadap dokumen tersebut.

Pansus menyoroti kelemahan dalam arah kebijakan yang terdapat dalam dokumen.

“Kami menilai dokumen RPJMD tersebut tidak memberikan arah pembangunan yang jelas, sasaran pokok, maupun indikator kinerja yang konkret,” ujar Khairul Anam, Wakil Ketua Pansus pada Kamis, (24/4/2025).

Sebagai contoh, dalam hal infrastruktur, disebutkan bahwa akan dibangun jalan sepanjang 800 km dalam waktu 5 tahun. Namun tidak dijelaskan secara rinci per tahunnya serta hambatannya seperti masalah lahan atau tata ruang.

Anam menegaskan bahwa tanpa kajian mendalam dan penjabaran yang realistis, program-program yang tercantum dalam RPJMD berisiko tidak dapat terealisasi.

Hal ini juga berpotensi menimbulkan masalah saat dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menambahkan bahwa banyak program yang gagal di masa lalu.

“Disebabkan oleh perencanaan yang kurang matang,” kata Khairul.

Padahal, kata dia, RPJMD memiliki peran penting sebagai panduan utama dalam pembangunan dan menjadi landasan hukum bagi setiap kebijakan yang diambil.

Sehingga, sambungnya, dokumen ini harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), serta program-program yang telah ditetapkan oleh Presiden, Gubernur, dan Bupati.

Temuan lain yakni terselipnya nama sejumlah kabupaten dalam naskah. Pansus menengarai jika dokumen tersebut hasil copy-paste dari dokumen lain.

Ke depan ia berharap hal-hal semacam ini tidak terjadi lagi. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Napak Tilas Sejarah Hubungan Bung Karno dan KH Baidhowi, Lasem

BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten ...
KABAR CABANG

Apresiasi bagi Seniman Muda, Lukisan Terbaik Bung Karno Dipajang di Kantor DPC Kabupaten Kediri

Lukisan terbaik Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar dipajang di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sebagai ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan Lewat Soekarno Fun Trail Run 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengampanyekan penyelamatan lingkungan melalui Soekarno Fun Trail Run 2026 sekaligus ...
KABAR CABANG

Kader Perempuan Didorong Jadi Penggerak Akar Rumput, DPC PDIP Trenggalek Bekali Strategi Komunikasi

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat peran kader perempuan sebagai penggerak akar rumput ...
KRONIK

Rumah Kreasi Damar Kurung Diresmikan, Bupati Gresik Ingin Terintegrasi Pariwisata dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

GRESIK – Upaya melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya Damar Kurung terus diperkuat Pemerintah ...
KABAR CABANG

Penutupan Bulan Bung Karno Jadi Momentum Pengembangan Wisata Blumbang Gede

Pemkab Blitar menyiapkan pengembangan Blumbang Gede di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, sebagai destinasi wisata ...