Kamis
02 Juli 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Melalui Program Magang di Rumah Rakyat, Puan Ajak Mahasiswa Belajar Dengar Aspirasi

pdip-jatim-210928-puan-3

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak mahasiswa belajar mengenai proses pekerjaan lembaga legislatif. Hal tersebut disampaikan kepada para mahasiswa yang menjadi peserta program Magang di Rumah Rakyat.

“Sebagai Ketua DPR, saya ucapkan selamat datang di Rumah Rakyat, salah satu pusat kerja-kerja politik di Indonesia,” kata Puan dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Selasa (28/9/2021).

Magang di Rumah Rakyat merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) dalam rangka Kampus Merdeka. Puan berharap program ini dapat membuat mahasiswa turut menjadi bagian dari kerja-kerja politik untuk memajukan Indonesia.

“Pengetahuan teori kalian dilengkapi dengan pengalaman aplikasinya melalui magang di DPR. Mengenai Rancangan Undang-Undang, proses pembahasan sebuah RUU di DPR RI bisa cepat, bisa panjang, ya tergantung diskusi semua pihaknya,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Dijelaskan Puan, dalam penyusunan sebuah RUU, DPR turut mendengar dan mengakomodasi aspirasi rakyat. Melalui program Magang di Rumah Rakyat, Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengajak mahasiswa belajar mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang datang dari berbagai golongan.

“Ada mekanismenya yang diatur dalam Tata Tertib DPR seperti melalui Rapat Dengar Pendapat Umum dan berbagai kunjungan kerja untuk berdialog dengan kelompok-kelompok masyarakat, yang kehidupannya dapat terdampak oleh sebuah Rancangan Undang-Undang yang akan disahkan,” jelasnya.

Menurutnya, para peserta juga bisa belajar mengenai proses penyusunan APBN, yang dipersiapkan dari satu tahun sebelumnya. Mulai dari perencanaan dan penganggaran, pembahasan di berbagai rapat antara DPR bersama dengan Pemerintah hingga kemudian akhirnya ditetapkan lalu dilaksanakan, dilaporkan, dan dipertanggungjawabkan.

“Saya pesan kepada mentor-mentor dari DPR agar memberi penjelasan yang lengkap tentang pelaksanaan siklus penyusunan APBN kepada adik-adik yang sedang magang,” pesan Puan.

Dia juga menilai program Magang di Rumah Rakyat bagus dilakukan sebagai bentuk riset untuk melengkapi keahlian mahasiswa dengan pola pikir yang sistematis. Dengan begitu, mahasiswa bisa mendapat modal pengalaman saat bekerja nanti.

“Tentu dalam program Magang di Rumah Rakyat, kalian akan mengalami banyak lagi kerja-kerja politik yang dilakukan DPR. Seperti kerja diplomasi parlemen lalu bagaimana DPR menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat dalam berbagai hal di luar Undang-Undang,” ucap Puan.

“Jadi kalian bisa lihat dan alami sendiri bagaimana setiap hari selalu ada aspirasi masyarakat yang masuk dan diperjuangkan di DPR,” sambung mantan Menko PMK tersebut.

Dia berharap, berbagai pengetahuan dan keahlian yang didapat mahasiswa selama magang di DPR akan menjadi bekal berharga di masa depan. Ia mengatakan, proses magang ini bukan hanya sekadar mengejar jumlah SKS, tetapi bagian dari proses perjalanan agar mahasiswa menjadi manusia yang merdeka dalam berpikir serta berimbang antara pengetahuan teori dengan aplikasi di dunia nyata.

“Dan saya sarankan kalian nikmati yang namanya proses ini, nikmati masa-masa kalian belajar, baik di kampus maupun selama magang karena masa muda adalah masa yang tidak bisa tergantikan,” tuturnya.

Cucu Proklamator Bung Karno tersebut berharap program Kampus Merdeka Kemendikbud-Ristek bisa menjadikan mahasiswa semakin bertumbuh menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul. Sebab masa depan bangsa ada di tangan mahasiswa sebagai generasi penerus.

“Selamat menjalani magang di rumah rakyat. Rakyat Indonesia menanti peran kalian dalam kerja politik secara nyata di sini,” pungkas Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan ...
KRONIK

Resmikan Arwalos, Sonny PDI Perjuangan Ajak Pemuda Alasmalang Aktif Bangun Desa

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menghadiri peresmian organisasi Arwalos ...
LEGISLATIF

Insentif Guru Non ASN di Lumajang Diproses

LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman menegaskan bahwa dana insentif bagi guru non-ASN di ...
KRONIK

Festival Jaranan Se-Indonesia Digelar di Trenggalek, Doding: Momentum Lestarikan Budaya dan Dongkrak Wisata

Trenggalek akan menggelar Festival Jaranan se-Indonesia pada Agustus 2026. Ketua DPRD Doding Rahmadi menyebut ...
LEGISLATIF

Jamin Kelancaran Ibadah Jemaat Kristiani, Parkir dan PKL CFD Alun-alun Sidoarjo di Sekitar Gereja Bakal Ditata Ulang

SIDOARJO – Area parkir dan PKL yang meluber di sekitar gereja pada acara car free day (CFD) di alun-alun Sidoarjo ...
KRONIK

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan: Diskusi Warkop Bukti Bung Karno Bukan Bagian Kaum Elit

SURABAYA – Juru Bicara DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengapresiasi langkah Taruna Merah Putih (TMP) ...