Sabtu
22 Agustus 2026 | 12 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Terima Kunjungan Ramos-Horta, Perkuat Hubungan Indonesia–Timor Leste

pdip jatim 260323 msp ramos horta

JAKARTA – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, José Ramos-Horta, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2026).

Pertemuan kedua tokoh berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Ramos-Horta tiba pada siang hari dan disambut jajaran elite DPP PDI Perjuangan, di antaranya Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Ahmad Basarah, Yasonna Laoly, Ronny Talapessy, serta Andi Widjajanto.

Megawati menyambut langsung kedatangan Ramos-Horta dan mempersilakannya duduk sebelum memulai dialog tertutup. “Mari, silakan duduk,” ujar Megawati.

Keduanya kemudian menggelar pembicaraan tertutup selama lebih dari 2,5 jam. Pertemuan tersebut disebut berlangsung intens dengan nuansa historis dan strategis yang kental, sekaligus mencerminkan kedekatan personal yang telah terjalin lama.

Usai pertemuan, Megawati dan Ramos-Horta saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Timor Leste. Megawati memberikan kain batik khas Indonesia serta buku karyanya berjudul Spirit Kemanusiaan.

Sebagai balasan, Ramos-Horta menyerahkan tas kerajinan tangan khas Timor Leste serta kopi Arabika unggulan dari negaranya.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan komunikasi keduanya setelah sebelumnya bertemu dalam ajang internasional di Abu Dhabi pada awal Februari 2026.

Hubungan Megawati dan Ramos-Horta tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga memiliki kedekatan emosional yang kuat. Megawati bahkan kerap menyebut sejumlah tokoh Timor Leste sebagai bagian dari keluarga, termasuk Kupa Lopez, Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, yang ia anggap sebagai anak angkat.

Bagi Ramos-Horta, Megawati juga memiliki makna historis sebagai simbol rekonsiliasi. Kehadiran Megawati dalam upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 2002 menjadi salah satu momentum penting yang mencairkan hubungan kedua negara pasca-referendum 1999.

Dalam kesempatan tersebut, Ramos-Horta kembali menyampaikan undangan kepada Megawati untuk berkunjung ke Dili guna menerima penghargaan tertinggi negara itu, Grand Collar of the Order of Timor-Leste, atas kontribusinya dalam perdamaian.

Sebelum mengakhiri pertemuan, kedua tokoh menyempatkan diri berfoto bersama dengan seluruh peserta yang hadir, menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antara Indonesia dan Timor Leste. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Kembangkan Sumber Air Pamorah Lewat Teknologi Ramah Lingkungan

BANGKALAN – Potensi sumber daya air di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, mulai dikaji untuk ...
KRONIK

Bupati Fauzi Temui Kemenhub RI, Bahas Akses Jalur Laut dan Pelabuhan Kepulauan

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi laut untuk ...
KRONIK

Wabup Antok Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Sengon Hill Ngawi

NGAWI – Kawasan Sengon Hill, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Kamis (20/8/2026) pagi, menjadi titik ...
EKSEKUTIF

2 Kasus Kekerasan Seksual Anak, Eri Perintahkan Semua Panti Asuhan di Surabaya Diverifikasi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi memerintahkan seluruh panti asuhan di Kota Surabaya diverifikasi dan didata ulang ...
KRONIK

Fery Minta Generasi Tua Kenalkan Tradisi kepada Gen Z agar Tak Putus di Tengah Jalan

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta orang tua aktif mengenalkan tradisi kepada anak-anak dan Gen Z ...
KRONIK

Bupati Ipuk Puji Hilirisasi Kerajinan Bambu Desa Gintangan yang Mampu Perkuat Ekonomi dari Bawah

BANYUWANGI – Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Untuk ...