Sabtu
14 Februari 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Siap Kampanye Keliling Daerah di Pilkada 2017

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta, Kamis (6/9).
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta, Kamis (6/9). Rakernas III yang diikuti 1330 peserta yang terdiri dari DPC, DPD, DPP, serta anggota fraksi PDI-P tersebut akan membahas program kerja politik jelang Pilpres 2014. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/pd/13

JAKARTA– Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan berkampanye memenangkan calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada 2017. Kampanye keliling daerah ini dilakukan Megawati selama masa kampanye 28 Oktober 2016-11 Februari 2017.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati berkampanye untuk memastikan kemenangan calon yang diusung partainya.

“Ibu Mega menjadi jurkam seluruh cagub dan cawagub yang diusung PDI Perjuangan. Di Papua Barat, Sulawesi Barat, Babel, Banten, Gorontalo, DKI, dan daerah lain,” kata Hasto Kristiyanto di Jalan Teuku Umar, Jakarta, kemarin.

Oleh karena Megawati turun gunung, lanjut Hasto, maka semua kader PDI Perjuangan di seluruh daerah baik yang menjadi anggota DPR/DPRD, serta kepala daerah, juga akan ikut mensukseskan Pilkada 2017.

Hal itu berlaku khususnya bagi kader yang memiliki daya tarik elektoral cukup tinggi, seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Beberapa kepala daerah yang memang dinilai berhasil oleh rakyat itu juga akan bergotong royong,” tambah Hasto.

Meski demikian, sebut Hasto, pihaknya tidak akan melibatkan dan menjadikan kader-kader PDI Perjuangan yang menjadi menteri di Kabinet Kerja, untuk menjadi juru kampanye pada Pilkada 2017.

“PDI Perjuangan tidak melibatkan kader-kadernya yang ada di kabinet, karena taat pada pertauran,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo, ungkap Hasto, sebelumnya telah menerbitkan keputusan yang menegaskan semua menteri di Kabinet Kerja agar berkonsentrasi menjalankan tugasnya sesuai bidangnya di pemerintahan.

Apalagi, PDI Perjuangan adalah partai politik pengusung Jokowi.  “Karena presiden melarang para menteri jadi juru kampanye, PDI Perjuangan taat,” kata dia.

PDI Perjuangan, imbuh Hasto, akan memanfaatkan pengurus tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, untuk menjadi juru kampanye pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia, termasuk tujuh provinsi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Tawarkan Inkubasi UMKM bagi Guru PPG Non Sertifikasi

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menawarkan solusi alternatif bagi guru Pendidikan ...
KRONIK

Saat Banyak Usaha Tumbang, Sofi Justru Menemukan Peluang di Kandang Sapi

BONDOWOSO – Di saat banyak usaha terpukul pandemi Covid-19 pada 2020, Sofi Indriasari justru menemukan jalan baru ...
LEGISLATIF

Aspirasi Gen-Z Mencuat dalam Reses DPRD Jatim, Program Pelatihan Gratis Disiapkan

SURABAYA – Kebutuhan ruang pengembangan diri bagi generasi muda atau Gen-Z menjadi salah satu aspirasi utama yang ...
KRONIK

Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Ramadan, Bupati Lukman Gelar Pangan Murah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ...
EKSEKUTIF

Setiap Selasa dan Jumat Kerja Bakti, Ini Langkah Baru Pemkab Blitar

BLITAR – Upaya membangun budaya hidup bersih dan tertib lingkungan mulai diperkuat di Kabupaten Blitar. Pemerintah ...
KRONIK

Gerakan Jumat Naik Angkutan Umum, Bupati Ipuk Pilih Becak Listrik ke Kantor

BANYUWANGI – Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap Jumat konsisten dilakukan karyawan di ...