Sabtu
17 Oktober 2026 | 9 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Resmikan Kantor Baru DPP

pdip-jatim-210819-megawati-bpip

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015). Bangunan kantor enam lantai itu dulu menjadi saksi peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 yang memakan banyak korban.

Kantor yang bersebelahan dengan kantor DPP PPP itu didominasi putih, dan terdapat lima pilar merah menjulang sebagai simbol Pancasila. Ruangan ketua umum berada di lantai 5, sementara para pengurus DPP PDI Perjuangan berkantor di lantai 4.

Menurut Megawati, gedung tersebut dibangun kembali dengan penuh perjuangan. Salah satu alasan pembangunan kembali gedung itu ialah, PDI Perjuangan selama ini tidak lagi memiliki markas yang representatif.

Dia mengingatkan para kadernya bahwa gedung itu menjadi simbol perjuangan partai. “Mereka yang sekarang mengaku sebagai kader partai saya mohon dengan sangat jangan menjadi seorang kader oportunis,” kata Mega, dalam pidato peresmian.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, pembangunan gedung tersebut merupakan hasil pengumpulan dana secara gotong royong dari kader selama lima tahun. Anggaran pembangunan gedung ini mencapai Rp 42,6 miliar.

Tidak mudah untuk mengumpulkan dana hingga Rp 42,6 miliar selama 10 tahun terakhir yang berbuah bangunan megah itu. Untuk mewujudkannya, banyak cara dilakukan mulai iuran kader hingga lelang lukisan Bung Karno, proklamator dan Presiden RI pertama yang juga ayahanda Megawati Soekarnoputri.

Tak cuma itu, Megawati pun rela ‘melelang suaranya’ untuk mengumpulkan uang. “Saat itu kami masih kekurangan uang dan akhirnya Bu Mega melelang suaranya dengan cara menyanyikan lagu,” Hasto Kristiyanto.

“Ibu menyanyikan beberapa lagu secara live di sekitar tiga acara. Dia berkata ‘Saya mau nyanyi tapi siapa yang mau menyumbang untuk kantor DPP PDI Perjuangan’,” ujar Hasto menirukan ucapan Mega kala itu.

Saat lelang suara Mega itu, kata Hasto, banyak orang rela merogoh kocek. Mereka mau menyumbang mulai dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta. Akhirnya dari tiga kali ‘ngamen’, Megawati bisa mengumpulkan duit sampai Rp 12 miliar.

Mulai 17 Juni, seluruh kegiatan operasional PDI Perjuangan akan dipusatkan di gedung Diponegoro ini. Sementara kantor lama DPP PDIP di Lenteng Agung akan dipakai untuk pusat pelatihan kader serta organisasi sayap partai.

Gedung megah bak hotel di pusat Jakarta itu sesungguhnya bukan kantor lama PDIP, melainkan markas lama partai itu yang tak lagi digunakan sejak meletus Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli. Ketika itu Kantor PDIP itu diserbu dan direbut massa pendukung Ketua Umum PDI versi Kongres Medan Soerjadi yang dibantu oknum aparat. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...