Selasa
16 Desember 2025 | 9 : 04

Megawati Resmikan Kantor Baru DPP

pdip-jatim-210819-megawati-bpip

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015). Bangunan kantor enam lantai itu dulu menjadi saksi peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 yang memakan banyak korban.

Kantor yang bersebelahan dengan kantor DPP PPP itu didominasi putih, dan terdapat lima pilar merah menjulang sebagai simbol Pancasila. Ruangan ketua umum berada di lantai 5, sementara para pengurus DPP PDI Perjuangan berkantor di lantai 4.

Menurut Megawati, gedung tersebut dibangun kembali dengan penuh perjuangan. Salah satu alasan pembangunan kembali gedung itu ialah, PDI Perjuangan selama ini tidak lagi memiliki markas yang representatif.

Dia mengingatkan para kadernya bahwa gedung itu menjadi simbol perjuangan partai. “Mereka yang sekarang mengaku sebagai kader partai saya mohon dengan sangat jangan menjadi seorang kader oportunis,” kata Mega, dalam pidato peresmian.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, pembangunan gedung tersebut merupakan hasil pengumpulan dana secara gotong royong dari kader selama lima tahun. Anggaran pembangunan gedung ini mencapai Rp 42,6 miliar.

Tidak mudah untuk mengumpulkan dana hingga Rp 42,6 miliar selama 10 tahun terakhir yang berbuah bangunan megah itu. Untuk mewujudkannya, banyak cara dilakukan mulai iuran kader hingga lelang lukisan Bung Karno, proklamator dan Presiden RI pertama yang juga ayahanda Megawati Soekarnoputri.

Tak cuma itu, Megawati pun rela ‘melelang suaranya’ untuk mengumpulkan uang. “Saat itu kami masih kekurangan uang dan akhirnya Bu Mega melelang suaranya dengan cara menyanyikan lagu,” Hasto Kristiyanto.

“Ibu menyanyikan beberapa lagu secara live di sekitar tiga acara. Dia berkata ‘Saya mau nyanyi tapi siapa yang mau menyumbang untuk kantor DPP PDI Perjuangan’,” ujar Hasto menirukan ucapan Mega kala itu.

Saat lelang suara Mega itu, kata Hasto, banyak orang rela merogoh kocek. Mereka mau menyumbang mulai dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta. Akhirnya dari tiga kali ‘ngamen’, Megawati bisa mengumpulkan duit sampai Rp 12 miliar.

Mulai 17 Juni, seluruh kegiatan operasional PDI Perjuangan akan dipusatkan di gedung Diponegoro ini. Sementara kantor lama DPP PDIP di Lenteng Agung akan dipakai untuk pusat pelatihan kader serta organisasi sayap partai.

Gedung megah bak hotel di pusat Jakarta itu sesungguhnya bukan kantor lama PDIP, melainkan markas lama partai itu yang tak lagi digunakan sejak meletus Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli. Ketika itu Kantor PDIP itu diserbu dan direbut massa pendukung Ketua Umum PDI versi Kongres Medan Soerjadi yang dibantu oknum aparat. (goek/*)

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Jelang Konfercab dan Konferda, DPC PDIP Surabaya Matangkan Konsolidasi Organisasi

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan pada Desember tahun ini seluruh ...
HEADLINE

Konferda–Konfercab Serentak di Surabaya, PDI Perjuangan Jatim Mantapkan Konsolidasi Pasca Kongres

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan ...
KABAR CABANG

Konferda-Konfercab Serentak, Momentum Berdayakan Kader Perempuan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi sambut Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) 38 ...
KRONIK

Sonny Dorong Kemandirian Budidaya Ikan, Perkuat Pokdakan dengan Bantuan Nila

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis masyarakat terus dilakukan anggota Fraksi PDI ...
RUANG MERAH

Lima Kunci Kemenangan Banteng Jawa Timur dalam Soekarno Cup 2025

Oleh Eri Irawan TIM BANTENG Jawa Timur binaan DPD PDI Perjuangan Jatim berhasil menjuarai turnamen sepak bola ...
KRONIK

Banteng Jatim Juara, Manajer Tim Apresiasi Pelaksanaan Soekarno Cup 2025

SURABAYA – Manajer Tim Banteng Jawa Timur U-17 FC Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.Sc., IPU, mengapresiasi tinggi ...