Rabu
13 Mei 2026 | 11 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Ingatkan, Seluruh Upaya Pembangunan Agar Sesuai Koridor Strategis

pdip-jatim-hasto-webinar-dpp-060821

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk memastikan tata ruang pembangunan Indonesia berdasarkan koridor strategis.

Pesan Megawati itu disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada Basuki, dalam webinar ‘Antisipasi Dampak Ekonomi Terhadap 8 juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung Pada Masa Covid-19’ yang digelar DPP PDI Perjuangan, Jumat (6/8/2021).

Di acara itu, selain Hasto dan Basuki, hadir Ketua Bidang Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Soedjono, Ketua OJK Wimboh Santoso, Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar, Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono; dan Dirut PT Jaya Konstruksi Sutopo Kristanto.

Pesertanya adalah ratusan kepala daerah serta pengurus PDIP seluruh Indonesia.

Hasto mengaku melaporkan acara itu kepada Megawati, dan sang Presiden ke-5 RI itu langsung menitipkan salam sekaligus pesannya.

“Bu Megawati menyampaikan salam dan mengingatkan tak hentinya agar Kementerian PUPR terus mendorong kebijakan tata ruang, pastikan seluruh upaya pembangunan Indonesia Raya didasarkan koridor strategis,” kata Hasto menyampaikan pesan Megawati.

Terkait itu, disampaikan Hasto, pada 1958, Proklamator dan Presiden RI Pertama, Ir.Soekarno, menetapkan berbagai bentuk koridor strategis.

Misal di Sumatera akan menjadi pusat perkebunan Indonesia. Di Jawa, tata ruangnya adalah Industri Jasa. Di Bandung, menjadi pusat industri pertahanan.

Kalimantan menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat kekuatan Angkatan Udara. Di Maluku, disiapkan menjadi pusat industri maritim. Dan di Papua, menjadi pusat pertahanan kelautan Indonesia.

“Bu Mega mengingatkan konsepsi tata ruang harus disiapkan dengan sebaiknya. Sehingga pembangunan Indonesia Raya dilaksanakan dengan visi jangka panjang, walau pemerintahan hanya maksimal 10 tahun sesuai periodisasinya,” bebernya.

Selain itu, lanjut Hasto, Megawati juga mohon perhatian Menteri Basuki agar memastikan adanya kebijakan bangunan tahan gempa. Karena Indonesia hidup di lingkungan cincin api (ring of fire) dengan potensi gempa, termasuk akibat megathrust di laut selatan Jawa.

“Dalam dialog Bu Mega dengan Pak Basuki, memang diketahui bahwa hal ini adalah kewenangan pemerintah daerah. Tapi karena kita negara kesatuan, Kementerian PUPR seharusnya tetap bisa memastikan seluruh regulasi konstruksi memperhitungkan faktor bencana itu,” tambah Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...