Rabu
13 Mei 2026 | 9 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Kepada Kalangan Pelajar di Surabaya

IMG-20210606-WA0017_copy_1200x676

SURABAYA – Puti Guntur Soekarno atau akrab disapa Mbak Puti, anggota DPR/MPR RI menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan kepada para pelajar di Hotel Holiday, Surabaya, Sabtu (5/6/2021) malam.

Melalui media daring, cucu dari Bung Karno ini mengajak para pelajar untuk memiliki kebanggaan terhadap Kota Surabaya.

“Pelajar di Surabaya harus bangga. Kita semua tahu kalau Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia belajar pergerakan di Surabaya, sewaktu kos di rumah HOS Cokroaminoto,” kata Puti.

Untuk itu, Puti Guntur Soekarno menyarankan kepada para pelajar untuk berkunjung ke rumah HOS Cokroaminoto. Kunjungan untuk mengetahui kehidupan Bapak Bangsa, Soekarno saat belajar dan berjuang politik pergerakan dari rumah tersebut.

“Dari belajar itulah, pelajar mampu mengambil manfaat sulitnya untuk berjuang mendirikan Republik Indonesia,” katanya.

Untuk terus mengingat perjuangan Bung Karno, lanjut Mbak Puti, pelajar harus memahami nasionalisme. Pasalnya, saat ini yang muncul ditengah masyarakat adalah perang ideologi untuk meruntuhkan Pancasila.

Fakta tersebut, ungkap dia, membuat MPR RI terus membangun kesadaran dan pemahaman ideologi Pancasila. Pemahaman ini dirumuskan dalam program sosialisasi 4 pilar MPR RI untuk seluruh warga negara Indonesia.

“Program ini telah dirumuskan almarhum Bapak Taufik Kiemas yang selalu menggelorakan Pancasila,” terang Puti.

Ketua Gerakan Pelajar Nasionalis (GPN), Rakin Rafa Raditiya mengaku sangat berterimakasih atas kesempatan untuk berdiskusi dengan cucu Soekarno. Menurut dia, kesempatan ini sangat jarang sekali. Untuk itu, pihaknya banyak mengambil ilmu yang ditularkan Puti.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Mbak Puti yang telah memberikan pengalaman dan pengetahuan kebangsaan. Kami siap untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Rafa menerangkan, NKRI adalah harga mati untuk terus diperjuangkan. Untuk itu, pengenalan dan sosialisasi Pancasila akan terus diamalkan. Hal ini dilakukan untuk mengantipasi paham-paham anti Pancasila yang mulai muncul di Indonesia.

“Kami bertekad akan menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila,” ucap dia. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...