Jumat
02 Oktober 2026 | 11 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Salurkan Beasiswa PIP untuk Ratusan Pelajar di Taman

IMG-20241017-WA0014_copy_505x323

SIDOARJO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno melalui timnya menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 195 pelajar.

Penyaluran dilaksanakan di Desa Bohar Kecamatan Taman, Rabu (16/10/2024) dengan mengundang para wali siswa penerima manfaat.

“Agar dana beasiswa digunakan hanya untuk keperluan pendidikan siswa,” pesan Mbak Puti seperti disampaikan Tenaga Ahli (TA) Dapilnya, Rahmat Paviharjo.

Pavi, sapaan akrabnya, juga menjelaskan perihal teknis pencairan beasiswa program yang diusulkan melalui jalur aspirasi DPR RI pada 2023 lalu.

Menurut Pavi, di dalam sertifikat penerima Program Indonesia Pintar tertera nama siswa, nama sekolah, nomor akun virtual dan nomer rekening. Untuk akun virtual sendiri, juga terdapat dua kode yang ada di depan. Yakni kode NE dan E.

“Jadi, untuk kode E itu sudah di transfer sejak 6 September kemarin. Bagi yang sudah ambil, tidak perlu diambil lagi. Sedangkan yang belum diambil (dana) besok diambil dengan cara membawa buku rekening dan siswanya,” jelasnya.

Untuk penyalurannya, bagi penerima siswa SD dan SMP yakni di Bank BRI, sedangkan untuk tingkat SMA/SMK bisa dicairkan melalui Bank BNI.

Bagaimana jika tidak punya tabungan tapi keluar akun virtual kode E, Pavi menyarankan agar orang tua siswa mendatangi sekolah dan menanyakan perihal buku tabungan atau rekening siswa penerima PIP.

“Jika tidak ada, maka harus mengurus surat kehilangan, setelah itu datang ke bank dan menunjukkan rekening itu biar bisa dicairkan kembali,” terangnya.

Penerima program Indonesia Pintar, bagi  siswa SD dan SMP, dana yang dicairkan adalah sebesar Rp 450.000, sementara untuk SMA dan SMK, dana yang dicairkan mencapai Rp 1.800.000. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1 juta.

Adapun berbagai berkas yang perlu disiapkan untuk pencairan adalah surat keterangan dari sekolah, fotokopi biodata rapor siswa, fotokopi akte kelahiran, dan fotokopi KK dan KTP orang tua.

“Jika persyaratan itu sudah lengkap, maka siwa bisa langsung datang ke bank BRI untuk melakukan aktivasi buku rekening.  Namun dananya akan di transfer oleh pemerintah pusat 1 bulan kemudian. Yang penting aktivasi dulu,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bambang Riyoko, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan. (Hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Serap Keluhan Kades Blitar, Soroti Dampak Pemotongan Dana Desa 70 Persen

BLITAR – Persoalan fiskal menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan para kepala desa kepada Anggota Komisi ...
LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...