Kamis
13 Agustus 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Salurkan Beasiswa PIP untuk Ratusan Pelajar di Taman

IMG-20241017-WA0014_copy_505x323

SIDOARJO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno melalui timnya menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 195 pelajar.

Penyaluran dilaksanakan di Desa Bohar Kecamatan Taman, Rabu (16/10/2024) dengan mengundang para wali siswa penerima manfaat.

“Agar dana beasiswa digunakan hanya untuk keperluan pendidikan siswa,” pesan Mbak Puti seperti disampaikan Tenaga Ahli (TA) Dapilnya, Rahmat Paviharjo.

Pavi, sapaan akrabnya, juga menjelaskan perihal teknis pencairan beasiswa program yang diusulkan melalui jalur aspirasi DPR RI pada 2023 lalu.

Menurut Pavi, di dalam sertifikat penerima Program Indonesia Pintar tertera nama siswa, nama sekolah, nomor akun virtual dan nomer rekening. Untuk akun virtual sendiri, juga terdapat dua kode yang ada di depan. Yakni kode NE dan E.

“Jadi, untuk kode E itu sudah di transfer sejak 6 September kemarin. Bagi yang sudah ambil, tidak perlu diambil lagi. Sedangkan yang belum diambil (dana) besok diambil dengan cara membawa buku rekening dan siswanya,” jelasnya.

Untuk penyalurannya, bagi penerima siswa SD dan SMP yakni di Bank BRI, sedangkan untuk tingkat SMA/SMK bisa dicairkan melalui Bank BNI.

Bagaimana jika tidak punya tabungan tapi keluar akun virtual kode E, Pavi menyarankan agar orang tua siswa mendatangi sekolah dan menanyakan perihal buku tabungan atau rekening siswa penerima PIP.

“Jika tidak ada, maka harus mengurus surat kehilangan, setelah itu datang ke bank dan menunjukkan rekening itu biar bisa dicairkan kembali,” terangnya.

Penerima program Indonesia Pintar, bagi  siswa SD dan SMP, dana yang dicairkan adalah sebesar Rp 450.000, sementara untuk SMA dan SMK, dana yang dicairkan mencapai Rp 1.800.000. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1 juta.

Adapun berbagai berkas yang perlu disiapkan untuk pencairan adalah surat keterangan dari sekolah, fotokopi biodata rapor siswa, fotokopi akte kelahiran, dan fotokopi KK dan KTP orang tua.

“Jika persyaratan itu sudah lengkap, maka siwa bisa langsung datang ke bank BRI untuk melakukan aktivasi buku rekening.  Namun dananya akan di transfer oleh pemerintah pusat 1 bulan kemudian. Yang penting aktivasi dulu,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bambang Riyoko, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan. (Hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...