Minggu
27 September 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti: Literasi di Indonesia Masih Menghadapi Tantangan Serius

pdip jatim 250927 seminar literasi 1

“Dengan literasi, kita bangun masyarakat yang merdeka, berani berpendapat, dan mampu membangun peradaban”

–Puti Guntur Soekarno

SURABAYA — Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia, bersama Komisi X DPR RI menggelar Seminar Diseminasi Bahan Penguatan Program Literasi Kebahasaan dan Kesastraan Tahun 2025.

Seminar berlangsung di Surabaya, Sabtu (27/9/2025) ini untuk memperkuat upaya peningkatan literasi, khususnya dalam aspek kebahasaan dan kesastraan, sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.

Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, dalam sambutannya melalui saluran zoom meeting menyampaikan bahwa literasi di Indonesia masih menghadapi tantangan serius. Dia menyoroti rendahnya budaya membaca dan rendahnya posisi Indonesia dalam indeks literasi global.

“Kita menyadari bahwa musuh kita bukan lagi penjajahan fisik, tapi kebodohan, disinformasi, dan mentalitas yang tidak terliterasi,” ungkapnya.

Ketua Bidang Pendidikan DPP PDI Perjuangan yang kerap disapa Mbak Puti ini menyebut, data Unesco tahun 2021 menunjukkan tingkat literasi Indonesia berada di 100 dari 208 negara, dengan hanya satu dari seribu orang yang rajin membaca. Namun dia juga menekankan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat bangsa ini berputus asa.

“Tahun ini, indeks pembangunan masyarakat Indonesia mencapai angka tertinggi. Dengan literasi, kita bangun masyarakat yang merdeka, berani berpendapat, dan mampu membangun peradaban,” tutur Mbak Puti.

Menurutnya, bahasa dan sastra memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Dia mendorong agar program literasi kebahasaan dan kesastraan diintegrasikan secara menyeluruh dalam pendidikan nasional, serta memperkuat peran guru dan tenaga pendidikan sebagai agen utama diseminasi literasi.

Puti juga mengajak para pendidik untuk menanamkan semangat berpikir kritis kepada siswa dengan menghubungkan bacaan dengan kehidupan nyata. Dia menyebut bahwa sastra bukan hanya alat estetika, tetapi juga sarana perjuangan dan pembentuk semangat kebangsaan.

“Agenda ini bukan hanya tentang pelestarian budaya, tetapi juga bagian dari revolusi literasi kebangsaan,” tegasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, Aliyuddin, menegaskan bahwa kerja sama lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan program literasi nasional.

Dia menyebut bahwa program diseminasi ini bertujuan untuk membumikan budaya literasi secara merata di seluruh daerah, termasuk wilayah-wilayah yang masih rendah dalam indeks pembangunan literasi.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan literasi masyarakat untuk membangun peradaban. Jawa Timur, misalnya, menjadi salah satu provinsi yang terus didorong agar indeks literasinya meningkat,” jelas Aliyuddin.

Dalam seminar ini, peserta juga mendiskusikan penguatan kurikulum kebahasaan dan kesastraan, pengembangan bahan ajar kontekstual, serta strategi memperluas akses literasi ke pelosok melalui perpustakaan daerah dan komunitas literasi lokal.

“Harapannya seminar ini mampu menghasilkan rencana aksi konkret untuk memperkuat kemampuan literasi masyarakat Indonesia, serta membentuk generasi yang tidak hanya cakap membaca, tetapi juga kritis dan berkarakter,” pungkas Aliyuddin. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...