Kamis
30 April 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Nia Gagas Pendirian Koperasi PKK di Sumenep, Ini Tiga Alasannya

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-08072025

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Hj. Nia Kurnia Fauzi, mengatakan bahwa koperasi merupakan wadah ekonomi yang dapat menjadi punggung kesejahteraan perempuan dan masyarakat.

“Koperasi adalah cermin dari nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Ia hadir bukan hanya untuk keuntungan, tetapi untuk memperkuat solidaritas sosial,” ujar Mbak Nia, sapaan akrabnya, pada acara Pendampingan dan Penyuluhan Pendirian Koperasi PKK di Aula Kantor TP PKK Kabupaten Sumenep, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, PKK sebagai gerakan perempuan desa memainkan peran penting dalam pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan keluarga. Namun, tantangan zaman membutuhkan langkah yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Pendirian Koperasi PKK, tambahnya, adalah bagian dari ikhtiar memperluas ruang gerak dan dampak nyata gerakan perempuan.

“Saya ingin koperasi ini benar-benar berdiri dan berfungsi. Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya jadi seremoni. Harus ada manfaatnya, harus ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pentingnya pengelolaan koperasi secara adil dan terbuka.

“Jika dikelola hanya oleh segelintir orang, koperasi tidak akan memberi kemaslahatan bagi semua anggota. Karena itu harus dikelola bersama, dengan prinsip gotong royong dan transparansi,” jelasnya.

Mbak Nia juga menegaskan, kerja sama PKK dengan Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan Nia merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan gerakan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM yang telah berkenan hadir dan mendampingi proses ini. Ini adalah awal yang baik untuk mewujudkan koperasi perempuan yang profesional dan berkelanjutan,” bebernya.

Lebih lanjut, Mbak Nia juga menegaskan tiga alasan utama pendirian Koperasi PKK. Pertama, meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Kedua, menjadi gerakan sosial, bukan sekadar ekonomi dan ketiga, menciptakan lapangan kerja dan penghasilan alternatif,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PDIP Sapa Ribuan Buruh Rokok di Malang, Tegaskan Komitmen Perjuangkan ‘Trilayak’ Jelang May Day

PDIP sapa ribuan buruh rokok di Malang jelang May Day 2026, tegaskan komitmen perjuangkan Trilayak dan hak buruh ...
LEGISLATIF

Komisi VIII DPR Minta Praktik Haji Ilegal Ditindak Tegas 

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah ...
KRONIK

Hasto: RUU Ketenagakerjaan Harus Berpijak pada Sejarah dan Ideologi Pembebasan Buruh

Hasto Kristiyanto menegaskan RUU Ketenagakerjaan harus berbasis ideologi pembebasan buruh dalam FGD May Day 2026 ...
KRONIK

Dewan dan Tim Medis di Magetan Jenguk Pasien Kecelakaan Kerja 11 Tahun Lalu, Sarankan Mau Dirujuk

MAGETAN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Suyono Wiling bersama tim Medis RSUD dr. Sayidiman mendatangi ...
LEGISLATIF

Ina Ammania Minta Dana Haji Tak Diinvestasikan ke Proyek Jangka Panjang

Ina Ammania minta BPKH tidak menempatkan dana haji pada investasi jangka panjang demi menjaga likuiditas dan ...
KRONIK

Hj. Ansari Sosialisasikan Pengelolaan Dana Haji, untuk Memberikan Manfaat pada CJH

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menghadiri Forum Keuangan Haji bertema “Membangun Kepercayaan, ...