Selasa
15 September 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Renovasi Istana Gebang Selesai, Apa Yang Baru?

DSC00414_copy_818x545
Presiden ke-5 Republik Indonesia, Hj Megawati Soekarno Putri di salah satu ruangan Istana Gebang, Kota Blitar, Senin (15/6/2026).

KOTA BLITAR – Renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil dan remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar selesai. Prosesi diresmikan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, Senin (15/6/2026).

Peresmian tersebut menandai rampungnya proses renovasi, dengan tetap mempertahankan keaslian bangunan bersejarah. Renovasi dilakukan secara cermat agar nilai historis Istana Gebang tetap terjaga sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi, mengatakan, renovasi telah selesai secara menyeluruh dan siap dimanfaatkan sebagai ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Alhamdulillah, rencana renovasi yang digawangi oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah paripurna, sudah rampung. Hari ini akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri,” ujar Didik.

Lima Relief Kehidupan Bung Karno dan Sembilan Pilar
Ia menjelaskan, sejumlah pembaruan dilakukan tanpa mengubah bentuk dan struktur utama bangunan yang berstatus cagar budaya tersebut. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penggantian patung Bung Karno yang sebelumnya berbahan cor menjadi patung duduk berbahan perunggu.

Menurut Didik, posisi duduk dipilih atas arahan langsung Megawati Soekarnoputri. Patung tersebut menggambarkan Bung Karno sebagai guru bangsa yang tengah membaca buku dan merepresentasikan pemikiran serta keteladanan sang proklamator.

“Awalnya patung berdiri dari cor, diganti patung Bung Karno dalam posisi duduk dengan membaca buku. Adapun material patung yakni tembaga dan perunggu,” jelasnya.

Selain itu, area taman juga ditata ulang dengan konsep bertingkat. Taman berundak tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Bung Karno dalam meniti perjuangan hingga menjadi pemimpin bangsa.

“Filosofinya menunjukkan bahwa untuk menjadi tokoh besar, Bung Karno tidak menempuh jalan instan, tetapi melalui perjuangan panjang dari bawah hingga mencapai puncak,” katanya.

Renovasi juga menghadirkan lima relief yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno, mulai dari kelahirannya sebagai Putra Sang Fajar, masa kecil, perjuangan kemerdekaan, proklamasi, pidato Nawaksara, hingga akhir hayatnya.

Sebelumnya area tersebut hanya dibatasi pagar besi. Kini, relief dan ornamen baru mempercantik kawasan sekaligus memperkuat nilai edukatif bagi pengunjung.

Perubahan lain dilakukan pada lantai kawasan yang semula menggunakan paving diganti dengan batu andesit untuk memberikan kesan lebih rapi dan elegan. Sementara pilar-pilar berjumlah sembilan dilengkapi pencahayaan artistik yang memperindah kawasan pada malam hari.

Didik berharap hasil renovasi ini dapat menjadikan Istana Gebang sebagai ruang kreatif dan edukatif bagi generasi muda. Selain mempelajari sejarah dan gagasan Bung Karno, kawasan tersebut juga dirancang menjadi ruang berkegiatan seni dan budaya.

“Kami berharap tempat ini menjadi ruang belajar sejarah, menggali ide dan gagasan Bung Karno, sekaligus menjadi tempat yang menarik bagi anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, berlatih seni, dan berbagai aktivitas kebudayaan lainnya,” ujarnya.

Fasilitas pendukung juga ditambahkan berupa area santai di bawah pepohonan yang telah ditata ulang. Lokasi tersebut disiapkan sebagai ruang terbuka bagi pelajar dan generasi muda untuk berdiskusi maupun berkegiatan bersama.

Sementara itu, renovasi pada bagian atap dilakukan dengan tetap menjaga keaslian bangunan. Material kayu jati yang sudah lapuk dan keropos diganti menggunakan material baru dengan jenis yang sama sehingga tidak mengubah bentuk maupun karakter asli bangunan.

“Terkait atap, karena ini heritage, tidak merubah bentuk, tidak merubah apapun, hanya mengganti usuk reng atap yang rapuh dan keropos dengan material yang sama,” pungkasnya.

Melalui renovasi ini, Istana Gebang diharapkan semakin berfungsi sebagai pusat pembelajaran sejarah, kebudayaan, dan pemikiran Bung Karno, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik di Kota Blitar. (gio/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...