Senin
15 Juni 2026 | 7 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Renovasi Istana Gebang Selesai, Apa Yang Baru?

DSC00414_copy_818x545
Presiden ke-5 Republik Indonesia, Hj Megawati Soekarno Putri di salah satu ruangan Istana Gebang, Kota Blitar, Senin (15/6/2026).

KOTA BLITAR – Renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil dan remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar selesai. Prosesi diresmikan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, Senin (15/6/2026).

Peresmian tersebut menandai rampungnya proses renovasi, dengan tetap mempertahankan keaslian bangunan bersejarah. Renovasi dilakukan secara cermat agar nilai historis Istana Gebang tetap terjaga sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi, mengatakan, renovasi telah selesai secara menyeluruh dan siap dimanfaatkan sebagai ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Alhamdulillah, rencana renovasi yang digawangi oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah paripurna, sudah rampung. Hari ini akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri,” ujar Didik.

Lima Relief Kehidupan Bung Karno dan Sembilan Pilar
Ia menjelaskan, sejumlah pembaruan dilakukan tanpa mengubah bentuk dan struktur utama bangunan yang berstatus cagar budaya tersebut. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penggantian patung Bung Karno yang sebelumnya berbahan cor menjadi patung duduk berbahan perunggu.

Menurut Didik, posisi duduk dipilih atas arahan langsung Megawati Soekarnoputri. Patung tersebut menggambarkan Bung Karno sebagai guru bangsa yang tengah membaca buku dan merepresentasikan pemikiran serta keteladanan sang proklamator.

“Awalnya patung berdiri dari cor, diganti patung Bung Karno dalam posisi duduk dengan membaca buku. Adapun material patung yakni tembaga dan perunggu,” jelasnya.

Selain itu, area taman juga ditata ulang dengan konsep bertingkat. Taman berundak tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Bung Karno dalam meniti perjuangan hingga menjadi pemimpin bangsa.

“Filosofinya menunjukkan bahwa untuk menjadi tokoh besar, Bung Karno tidak menempuh jalan instan, tetapi melalui perjuangan panjang dari bawah hingga mencapai puncak,” katanya.

Renovasi juga menghadirkan lima relief yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno, mulai dari kelahirannya sebagai Putra Sang Fajar, masa kecil, perjuangan kemerdekaan, proklamasi, pidato Nawaksara, hingga akhir hayatnya.

Sebelumnya area tersebut hanya dibatasi pagar besi. Kini, relief dan ornamen baru mempercantik kawasan sekaligus memperkuat nilai edukatif bagi pengunjung.

Perubahan lain dilakukan pada lantai kawasan yang semula menggunakan paving diganti dengan batu andesit untuk memberikan kesan lebih rapi dan elegan. Sementara pilar-pilar berjumlah sembilan dilengkapi pencahayaan artistik yang memperindah kawasan pada malam hari.

Didik berharap hasil renovasi ini dapat menjadikan Istana Gebang sebagai ruang kreatif dan edukatif bagi generasi muda. Selain mempelajari sejarah dan gagasan Bung Karno, kawasan tersebut juga dirancang menjadi ruang berkegiatan seni dan budaya.

“Kami berharap tempat ini menjadi ruang belajar sejarah, menggali ide dan gagasan Bung Karno, sekaligus menjadi tempat yang menarik bagi anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, berlatih seni, dan berbagai aktivitas kebudayaan lainnya,” ujarnya.

Fasilitas pendukung juga ditambahkan berupa area santai di bawah pepohonan yang telah ditata ulang. Lokasi tersebut disiapkan sebagai ruang terbuka bagi pelajar dan generasi muda untuk berdiskusi maupun berkegiatan bersama.

Sementara itu, renovasi pada bagian atap dilakukan dengan tetap menjaga keaslian bangunan. Material kayu jati yang sudah lapuk dan keropos diganti menggunakan material baru dengan jenis yang sama sehingga tidak mengubah bentuk maupun karakter asli bangunan.

“Terkait atap, karena ini heritage, tidak merubah bentuk, tidak merubah apapun, hanya mengganti usuk reng atap yang rapuh dan keropos dengan material yang sama,” pungkasnya.

Melalui renovasi ini, Istana Gebang diharapkan semakin berfungsi sebagai pusat pembelajaran sejarah, kebudayaan, dan pemikiran Bung Karno, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik di Kota Blitar. (gio/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Renovasi Istana Gebang Selesai, Apa Yang Baru?

KOTA BLITAR – Renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil dan remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar ...
KRONIK

Soekanro Fun Run 2026, Hosnan: Hidupkan Semangat Bulan Bung Karno dan Ekonomi Rakyat

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep mengapresiasi pelaksanaan Soekarno Fun Run 2026 yang digelar DPD KNPI Sumenep ...
KRONIK

Resmikan Istana Gebang, Megawati Ajak Generasi Muda Memahami Sejarah Perjuangan Bangsa

Megawati Soekarnoputri meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Kota Blitar. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Perkuat Ketahanan Pangan, Megawati Dorong Gerakan Tanam 10 Tanaman Pendamping Beras

Megawati Soekarnoputri mengajak kader PDI Perjuangan memperkuat ketahanan pangan melalui gerakan menanam 10 tanaman ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Pelatihan Produksi Pupuk Organik

BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sekaligus mengenang sang proklamator sebagai pencetus ...
KRONIK

Hasto: Tuntutan Reformasi Jilid 2 Perlu Jadi Alarm bagi Demokrasi

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai tuntutan Reformasi Jilid 2 yang disuarakan mahasiswa perlu ...