Jumat
14 Agustus 2026 | 4 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wahyu Prayudi Soroti Keterlambatan Gaji ke-13 Pekerja Puskesmas di Jember

pdip jatim 251027 nuki

Anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho mendesak Pemkab Jember segera menuntaskan pembayaran gaji ke-13 pekerja paruh waktu di 19 puskesmas. Keterlambatan dinilai mengganggu kebutuhan pendidikan anak pegawai menjelang tahun ajaran baru.

JEMBER – Anggota Komisi D DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember segera menuntaskan pembayaran gaji ke-13 bagi pekerja paruh waktu di 19 puskesmas yang hingga pertengahan Juni 2026 belum menerima haknya.

Menurut legislator yang akrab disapa Nuki itu, keterlambatan pencairan perlu segera diselesaikan karena gaji ke-13 memiliki peran penting dalam membantu kebutuhan pegawai, khususnya menjelang tahun ajaran baru.

“Sesuai PP Nomor 9 Tahun 2026, gaji ke-13 harus dicairkan pada bulan Juni. Namun sampai sekarang masih ada pegawai yang belum menerima haknya,” ujar Nuki, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah puskesmas yang belum mencairkan gaji ke-13 di antaranya Puskesmas Kalisat, Ledokombo, Rowotengah, dan Rambipuji. Keterlambatan disebut terjadi akibat proses penyusunan administrasi yang berbeda-beda di masing-masing unit pelayanan kesehatan.

Namun demikian, Nuki menilai kendala administratif seharusnya dapat diantisipasi lebih awal. Terlebih, puskesmas memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Seharusnya bisa diatasi karena ada dukungan anggaran BLUD. Apalagi gaji ke-13 ini sangat dibutuhkan pegawai,” katanya.

Komisi D DPRD Jember, lanjut Nuki, akan terus memantau perkembangan penyelesaian persoalan tersebut agar hak para pekerja dapat segera diterima tanpa harus menunggu lebih lama.

Menurutnya, ketepatan pembayaran hak pegawai juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Fauzi, mengaku telah meminta Dinas Kesehatan untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Ia menyebut pemerintah daerah telah memberikan perhatian terhadap laporan keterlambatan pembayaran yang sebelumnya juga muncul melalui program pengaduan masyarakat Wadul Gus’e.

“Saya sudah meminta agar persoalan ini segera diselesaikan. Mudah-mudahan mulai Senin seluruh hak pegawai sudah masuk ke rekening masing-masing,” kata Fauzi.

Sebelumnya, persoalan keterlambatan pembayaran gaji ke-13 sempat menjadi perhatian Bupati Jember yang memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah untuk menuntaskan pembayaran paling lambat 8 Juni 2026.

Namun hingga 14 Juni 2026, masih tercatat 19 puskesmas yang belum merealisasikan pembayaran kepada pekerja paruh waktu. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Jember karena menyangkut pemenuhan hak pegawai sekaligus efektivitas pelaksanaan instruksi pemerintah daerah di tingkat pelaksana.

DPRD berharap proses pencairan dapat segera diselesaikan sehingga para pekerja puskesmas dapat menerima haknya tepat waktu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...