Kamis
22 Oktober 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maruarar Sirait: Dua Tahun Jadi Presiden, Jokowi Sudah Buat Sejarah

pdip-jatim-ara-maruarar

pdip-jatim-ara-maruararJAKARTA – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Maruarar Sirait menilai Presiden Joko Widoso sudah membuat sejarah selama dua tahun memerintah bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Maruarar mengatakan, awalnya banyak yang meragukan Jokowi mampu memimpin. Apalagi, di awal pemerintahan, dukungan Jokowi di parlemen sangat minim.

Namun, Jokowi berhasil membalikkan prediksi banyak pihak. Satu per satu partai oposisi bergabung mendukung pemerintah.

Berbagai kebijakan pemerintah, yang kontroversial sekalipun, didukung oleh semua pihak.

Jokowi, kata dia, berhasil membuat sejarah karena berhasil mengonsolidasikan kekuatan hanya dalam waktu dua tahun.

“Bung Karno mengajarkan kita jas merah. Jangan sekali-sekali melupakan Sejarah. Tapi Pak Jokowi sendiri sudah membuat sejarah bagi Indonesia,” kata Maruarar Sirait dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10/2016).

Maruarar mencontoh Undang-Undang pengampunan pajak atau tax amnesty, yang menjadi program andalan pemerintah menggenjot pendapatan dari pajak.

Awalnya, kata dia, penyusunan RUU ini ditolak banyak pihak. Namun pada akhirnya program ini berhasil mencapai target dan diapresiasi banyak pihak.

“Cara bekerja Pak Jokowi sangat mantap dan komprehensif. Dengan perspektif legal justice, Pak Jokowi megikuti UU dalam menjalankan roda pemerintahan. Pak Jokowi juga memperhatikan social justice, yakni apa sebenarnya kebutuhan rakyat. Akhirnya semua keputusan beliau bijaksana dan bisa diterima semua pihak,” jelas Ara, sapaan akrabnya.

Menurut Ara, sejumlah prestasi itu sebenarnya tak lepas dari jejak rekam Jokowi. Sejak masih jadi wali kota hingga gubernur di Jakarta, Jokowi berpengalaman mengatasi semua masalah.

Dia sudah biasa berhadapan dengan semua kalangan. Akibatnya, Jokowi bisa didukung sepenuhnya oleh semua pihak, baik TNI, Kepolisian, Politisi, LSM, Media Massa, dan Publik kebanyakan.

“Pak Jokowi sudah berproses sejak lama. Jadi mentalnya kuat, kinerjanya teruji. Ada masalah, memang perlu waktu menyelesaikan. Tapi itulah cara beliau dan selalu berhasil mengatasi masalah tanpa masalah,” ujar anggota Komisi XI DPR ini.

Dengan cara dan gaya berkomunikasi yang baik serta santun, ditopang oleh kinerjanya yang mumpuni, akhirnya Jokowi bisa membangun kepercayaan kepada siapapun.

Karena itulah, menurut Ara, partai politik yang di awal memilih berseberangan, akhirnya mendukung Jokowi.

“Mana ada lagi yang berani bilang Pak Jokowi itu Presiden Boneka. Karena apa? Karena Pak Jokowi mampu menunjukkan kualitas dirinya yang mandiri. Konsolidasi kekuasaan berhasil di tangan dia. Semua mendukungnya,” ucapnya. (kompas)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...