Jumat
05 Juni 2026 | 12 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marhaen: Pemkab Nganjuk Tolak Impor Beras

pdip-jatim-marhaen-peci-nu-220321

NGANJUK – Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyatakan tegas menolak rencana impor beras dan garam, Senin (22/3/2021). Penolakan ini menyikapi rencana impor beras dan garam yang diputuskan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. 

Sesuai laporan Dinas Pertanian, sebut Marhaen, akhir Maret hingga awal April 2021, Kabupaten Nganjuk akan masuk masa panen beras pada triwulan pertama tahun ini.  

Dari luasan panen 18.405 hektar, terang Marhaen, akan didapatkan 122.963 ton gabah kering giling (GKG)  atau setara 68 ribu hingga 69 ribu ton beras. 

“Hasil panen tersebut, menyebabkan Kabupaten Nganjuk pada kondisi surplus beras, dengan stok beras aman hingga 10 bulan mendatang,” papar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.  

Karena itu, lanjut Marhaen, jika kebijakan impor beras tetap dilaksanakan secara tidak langsung akan menurunkan derajat kesejahteraan petani.  

Impor beras, tambah dia, akan memiliki multiefek yang dahsyat bagi wilayah sentra produksi beras. Menurunnya nilai tukar petani (NTP)  akan mengganggu 45% penyokong PDRB Kabupaten Nganjuk. Karena itu Pemkab Nganjuk tegas menolak kebijakan impor beras,” kata Marhaen.  

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan nomor 24 Tahun 2020 besaran HPP yang ditetapkan untuk gabah kering panen GKP tingkat petani sebesar Rp. 4.200 per kg dan tingkat penggilingan sebesar Rp.4.250 di Nganjuk di lapangan masih Rp. 3.200 s/d. Rp. 3.600..masih jauh dari HPP 

Terkait penolakan kebijakan Kementerian Perdagangan, lanjut Marhaen,  Pemkab Nganjuk akan melakukan koordinasi strategis dengan pihak berkepentingan untuk langkah lanjutan.  

Beberapa sektor yang akan terlibat di antaranya Dinas Pertanian, Bulog wilayah Nganjuk, perwakilan Kelompok Tani dan juga anggota DPRD setempat. 

“Langkah tegas penolakan kami ini akan kami rumuskan dengan surat notulen keberatan pada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,  yang akan kami tembuskan juga pada Presiden Jokowi,” pungkasnya. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...