Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marhaen: Pemkab Nganjuk Tolak Impor Beras

pdip-jatim-marhaen-peci-nu-220321

NGANJUK – Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyatakan tegas menolak rencana impor beras dan garam, Senin (22/3/2021). Penolakan ini menyikapi rencana impor beras dan garam yang diputuskan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. 

Sesuai laporan Dinas Pertanian, sebut Marhaen, akhir Maret hingga awal April 2021, Kabupaten Nganjuk akan masuk masa panen beras pada triwulan pertama tahun ini.  

Dari luasan panen 18.405 hektar, terang Marhaen, akan didapatkan 122.963 ton gabah kering giling (GKG)  atau setara 68 ribu hingga 69 ribu ton beras. 

“Hasil panen tersebut, menyebabkan Kabupaten Nganjuk pada kondisi surplus beras, dengan stok beras aman hingga 10 bulan mendatang,” papar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.  

Karena itu, lanjut Marhaen, jika kebijakan impor beras tetap dilaksanakan secara tidak langsung akan menurunkan derajat kesejahteraan petani.  

Impor beras, tambah dia, akan memiliki multiefek yang dahsyat bagi wilayah sentra produksi beras. Menurunnya nilai tukar petani (NTP)  akan mengganggu 45% penyokong PDRB Kabupaten Nganjuk. Karena itu Pemkab Nganjuk tegas menolak kebijakan impor beras,” kata Marhaen.  

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan nomor 24 Tahun 2020 besaran HPP yang ditetapkan untuk gabah kering panen GKP tingkat petani sebesar Rp. 4.200 per kg dan tingkat penggilingan sebesar Rp.4.250 di Nganjuk di lapangan masih Rp. 3.200 s/d. Rp. 3.600..masih jauh dari HPP 

Terkait penolakan kebijakan Kementerian Perdagangan, lanjut Marhaen,  Pemkab Nganjuk akan melakukan koordinasi strategis dengan pihak berkepentingan untuk langkah lanjutan.  

Beberapa sektor yang akan terlibat di antaranya Dinas Pertanian, Bulog wilayah Nganjuk, perwakilan Kelompok Tani dan juga anggota DPRD setempat. 

“Langkah tegas penolakan kami ini akan kami rumuskan dengan surat notulen keberatan pada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,  yang akan kami tembuskan juga pada Presiden Jokowi,” pungkasnya. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...