Rabu
17 Juni 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marakkan HUT Kemerdekaan, Sutardi Gelar Turnamen Catur

pdip jatim 220814 sutardi 1

MADIUN – Bermacam cara dilakukan untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Seperti yang dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Sutardi.

Legislator Banteng ini menggelar turnamen catur, kemarin. Pesertanya, tentu saja dari bermacam usia. Mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa.

“Pesertanya ada 26 orang, semua dari Kota Madiun,” ungkap Sutardi di Kota Madiun, Minggu (14/8/2022).

Turnamen digelar satu hari di tempat sederhana, yakni di sebuah warung di depan stadion Wilis Kota Madiun.

Meski sederhana, aturan yang dipakai dalam turnamen catur ini tetap menggunakan aturan internasional yakni dengan sistem Swiss.

Turnamen sistem Swiss adalah format turnamen non-eliminasi yang menampilkan jumlah putaran kompetisi yang tetap, tetapi jauh lebih sedikit daripada turnamen round-robin. Dengan demikian setiap pesaing tidak memainkan semua pesaing lainnya.

Untuk ikut turnamen, syaratnya cukup mudah. Calon peserta hanya diwajibkan membayar Rp 5 ribu untuk registrasi.

Disediakan berbagai hadiah untuk para pemenang. Juara I mendapatkan hadiah Rp 250 ribu, juara II Rp 175 ribu, juara III Rp 75 ribu, juara IV Rp 50 ribu, juara V Rp 40 ribu.

Selain itu, juara 6-10 mendapat hadiah uang sebesar Rp 30 ribu dan peringkat 11-25 hadiahnya Rp 25 ribu.

Sutardi menjelaskan, kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT ke 77 kemerdekaan RI, juga untuk mengumpulkan para penggemar catur yang bermunculan di warung yang selama ini belum terwadahi.

Pun, diharapkan dengan perlombaan ini para penggemar catur bisa kenal satu sama lain sehingga tumbuh rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

Ke depan, akan dibentuk komunitas sebagai wadah untuk kumpul bersama sehingga para pecinta catur semakin semangat dan menciptakan suasana guyub rukun di Kota Madiun khususnya.

“Kita wadahi supaya kalau ada kegiatan bisa kumpul bersama. Jadi mereka lebih semangat kalau punya komunitas,” ujarnya.

“Jadi, penggemar catur terwadahi sehingga terjadi komunikasi dan hubungan kekeluargaan yang sebelumnya belum kenal jadi kenal. Kalau paguyuban terbangun secara tidak langsung kita ikut menjaga stabilitas lingkungan masyarakat,” pungkas Sutardi. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...
KABAR CABANG

PAC Nguntoronadi Bersih-bersih Situs Dewi Sri

MAGETAN – Langkah kaki sejumlah pengurus dan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Ranting Nguntoronadi tampak ...
LEGISLATIF

DPRD Ngawi Terima Kunjungan Pelajar, Kenalkan Politik Sejak Dini

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menerima kunjungan edukasi dari puluhan siswa SMAN 1 Ngawi di ruang aula DPRD Ngawi, ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Penurunan Anggaran BPBD di Tengah Ancaman El Nino

Anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho menyoroti turunnya anggaran BPBD Jember tahun 2026 di tengah ...