Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marak Kejahatan Berkedok Bantuan Covid, Diana Sasa Minta Polisi Investigasi

pdip-jatim-211107-sasa-diklat-repdem-1

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih merasa prihatin atas maraknya tindak kejahatan berkedok menawarkan bansos Covid-19.

Apalagi, kejadian itu tak hanya terjadi di Kabupaten Magetan, juga terjadi di sejumlah daerah seperti Lumajang, bahkan juga di Gunungkidul, Yogyakarta.

Dalam aksinya, para pelaku yang berkedok menawarkan bansos Covid-19 tersebut mengambil dan membawa kabur barang, perhiasan, hingga emas milik warga. Yang lebih membuat Diana prihatin, korban di Magetan adalah para lansia.

Karena itu, legislator yang akrab dipanggil Diana Sasa ini mendesak kepolisian segera melakukan investigasi lintas wilayah, karena terjadi juga di sejumlah daerah.

“Mungkin bisa dilakukan investigasi lintas wilayah. Apalagi yang di Lumajang komplotannya sudah tertangkap. Tidak menutup kemungkinan mereka berjejaring,” kata Diana, kepada wartawan di Magetan, Kamis (2/12/2021).

Diana Sasa pun berharap para pelaku segera ditangkap, karena semakin meresahkan masyarakat.

“Bahkan terakhir sudah berani beroperasi di wilayah kota. Tetangga saya di Mangkujayan juga ada yang kena. Ini menjadi kewajiban aparat untuk memberikan rasa aman pada kita semua,” tandas anggota Komisi A DPRD Jatim ini.

Selain itu Diana juga mengimbau masyarakat agar ketika mengalami kasus serupa, segera melapor kepada kepolisian.

“Kita harus kerja bersama. Masyarakat mesti proaktif melaporkan jika ada kasus serupa. Supaya polisi lebih banyak data untuk investigasinya,” tuturnya.

Politisi Banteng yang tinggal di Magetan ini mengungkapkan, kasus kejahatan berkedok menawarkan bansos Covid-19 sudah beberapa kali terjadi di Magetan.

Modus mereka serupa. Awalnya menanyai korban mengenai vaksin dan bantuan Covid-19, kemudian saat ada kesempatan mereka mengambil barang berharga milik korban.

Seperti kejadian di Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, penjahat minta korban menunjukkan perhiasan emasnya untuk difoto.

Kawanan penjahat yang menyamar sebagai petugas vaksin memberikan kompor gas untuk dipasang di dapur. Saat korban lengah, perhiasan raib digondol petugas vaksin gadungan tersebut.

Modus serupa juga terjadi di Jabung, Panekan. Oknum yang mengaku sebagai petugas vaksin mengunjungi korban dan menanyakan seputar sertifikat vaksin, KTP dan KK hingga bansos yang sudah diterima korban.

Korban kemudian diminta melepas perhiasan yang dikenakan, agar pada saat dokumentasi dan difoto bisa mendapatkan bansos.

Usai sesi foto, salah satu pelaku masuk dengan membawa hadiah berupa kompor gas, dan mengajak korban untuk segera mencobanya di dapur dengan tujuan mengalihkan perhatian. Saat itulah perhiasan korban yang sudah dilepas tadi dibawa kabur. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...