Sabtu
17 Oktober 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

LPG Melon di Ngawi Langka,  Bupati Ony Sidak Pangkalan

IMG-20260317-WA0018_copy_711x430

NGAWI – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat resah. Selain sulit didapat, harga gas bersubsidi tersebut juga melambung jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama jajaran Forkopimda dan pihak terkait turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (16/3/2026).

“Kami ingin memastikan kondisi riil di lapangan seperti apa,” ujar Bupati Ony.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Pertamina, Hiswana Migas, hingga DPRD menemukan adanya kelangkaan LPG di sejumlah titik serta praktik penjualan di atas HET.

Harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer bahkan mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per tabung, jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp18 ribu.

“Ada beberapa temuan yang akan segera ditindaklanjuti, baik oleh Pertamina maupun pemerintah daerah, termasuk pemberian teguran dan sanksi,” katanya.

Kelangkaan di Sejumlah Kecamatan 
Meski demikian, Bupati Ony menegaskan kelangkaan dan lonjakan harga tidak terjadi merata di seluruh wilayah Ngawi, melainkan hanya di beberapa kecamatan.

Pertamina maupun Pemkab Ngawi, lanjutnya, akan segera mengambil langkah penanganan agar distribusi LPG kembali normal, terutama menjelang Lebaran.

Bupati Kader PDI Perjuangan itu juga mengingatkan seluruh pihak, khususnya pangkalan dan agen LPG, agar tidak melakukan pelanggaran dalam distribusi maupun penjualan.

Sanksi Administrasi hingga Pidana
Menurutnya, sanksi akan diberikan secara berjenjang sesuai tingkat pelanggaran. Pertamina akan menindak agen, sementara pemerintah daerah memberikan teguran hingga somasi kepada pangkalan.

“Kalau ditemukan unsur kesengajaan yang mengarah pada tindak pidana, maka akan diproses sesuai hukum oleh kepolisian,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap, dengan pengawasan dan penindakan tersebut, distribusi LPG subsidi kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas menjelang Lebaran. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...