Rabu
22 April 2026 | 7 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lomba Senam Sicita DPC Bojonegoro Gerakkan Ekonomi Rakyat Kecil, Begini Putaran Duitnya

FB_IMG_1694321694665_copy_964x604

BOJONEGORO – Lomba Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) digelar DPC PDI Perjuangan Bojonegoro secara berjenjang tak sekadar menjadi gerakan hidup bugar dan sehat. Juga turut memutar roda perekonomian masyarakat kecil.

Hingga hari Minggu (10/8/2023) atau pekan kedua babak penyisihan atau tingkat kecamatan, lomba senam kebugaran itu telah digelar di sejumlah tempat.

Lomba dimulai sejak 3 September itu, diikuti 22.467 peserta asal 27 kecamatan yang terwadahi dalam komunitas Sicita Bojonegoro. Lomba dilaksanakan berregu, memperebutkan total hadiah Rp 195 juta.

Untuk pemenang tingkat kecamatan, juara 1 mendapatkan hadiah Rp 7 juta, juara 2 Rp 5 juta dan juara 3 Rp 3 juta. Itu pun belum termasuk doorprize berupa barang pabrikan seperti kalung emas hingga kulkas.

Panitia juga berbelanja berbagai peralatan dapur buatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) macam sutil, serok penggorengan dan lain-lain hingga jutaan rupiah untuk doorprize.

Jasa persewaan peralatan acara seremoni juga dapat berkah. Panitia menyewa panggung, tenda, soundsytem. Belum termasuk printilan macam kertas, alat tulis, styrofoam untuk identitas regu peserta hingga tiang bendera.

Demikian pula jasa sewa mobil yang digunakan peserta untuk pergi pulang dari desa masing-masing ke tempat lomba.

Bisnis kuliner pun turut terciprat order. Sebab di beberapa tempat,  panitia membuka dapur umum. Jumlah peserta lomba mencapai ribuan di tiap tempat, turut menarik sejumlah pedagang maupun warga untuk mengais rezeki.

Soleh abidin salah satunya. Penjual pentol bakso keliling yang diwawancara pdiperjuangan-jatim.com saat lomba Sicita di Lapangan Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem, Sabtu (9/9/2023).

“Saya mengikuti terus mas lomba ini, karena saya berjualan keliling,” katanya.

Soleh hanya satu dari sekian pedagang yang terus membonceng lomba yang digelar dari satu kecamatan ke kecamatan lain, saban Sabtu dan Minggu. Selain Soleh, tampak pula pedagang kue atau minuman.

Tak hanya pedagang keliling, sejumlah warga yang mendadak berdagang juga mengadu untung dengan menjajakan rupa-rupa camilan hingga minuman.

“Lombanya ramai, kita bisa buka lapak juga. Ibu-ibu di sini juga pada buka (jualan) makanan dan minuman. Alhamdulillah, bisa dapat rejeki,” kata Vita Lakmini. (dian/hs)

.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
LEGISLATIF

Sutardi Soroti MBG, Minta Higienitas dan Pengawasan Diperketat

Sutardi minta pengawasan dan higienitas MBG diperketat usai dugaan keracunan siswa di Madiun, DPRD dorong evaluasi ...
LEGISLATIF

Jaga Keselamatan Warga, Agung Minta Dishub Tegas Tertibkan Dump Truck Tanpa KIR

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...