SURABAYA – Pemkot Surabaya bakal memasang ribuan CCTV di wilayah perkampungan tahun depan. Tujuannya, untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Rencananya ada 1.944 CCTV bakal disebar ke 486 RW se Surabaya. Anggarannya, telah masuk dalam APBD 2023.
Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, aspek keamanan di Kota Surabaya menjadi prioritas. Antisipasi dilakukan dengan pengawasan, terutama dengan melibatkan warga.
Baginya, kemerdekaan harus bisa diwujudkan, termasuk dengan lepas dari kejahatan kriminal. Kuncinya, ada pada gotong-royong.
“Kemerdekaan itu sekarang dari keamanan pencurian, kemerdekaan dari kemiskinan, kemerdekaan dari kebodohan, dari pengangguran. Ini berarti apa, masyarakatnya harus aktif,” kata Eri di Surabaya, kemarin.

Untuk memasifkan pengawasan, pemkot memasang CCTV di wilayah perkampungan. “Kalau di setiap RW mau pasang CCTV, ya ayo,” ujar dia.
Teknisnya, selesai CCTV dipasang Pemkot maka biaya perawatan menjadi tanggung jawab warga, sehingga dibutuhkan kegotong-royongan masyarakat untuk menopang beban biaya tersebut.
Misalnya, biaya listrik atau WIFI yang nantinya menjadi tanggung jawab masyarakat. “Sehingga masyarakat itu akan menjaga wilayahnya masing-masing,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Dia kembali menegaskan, selama ini pihaknya selalu melibatkan warga dalam membangun Surabaya. Bukan hanya soal keamanan, namun juga bidang sosial dan kesehatan.
“Sehingga Surabaya jadi aman bukan karena pemerintahnya, tapi karena warganya jaga perkampungannya. Aman dari pencurian, aman dari gizi buruk dan aman dari stunting,” jelas.
Diberitakan sebelumnya, APBD Kota Surabaya tahun 2023 sebesar Rp 11,2 triliun, tepatnya sebesar Rp 11.257.640.114.475. APBD 2023 itu ditetapkan dalam rapat paripurna, Kamis (10/11/2022) lalu. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










