Selasa
03 November 2026 | 12 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat Riset Doktor Unair, Didik Prasetiyono Dorong Kawasan Industri Lebih Ramah Lingkungan

pdip jatim 260206 doktor unair 1

SURABAYA — Isu lingkungan, sosial, dan tata kelola kini bukan lagi sekadar istilah teknis. Ketiganya menjadi kunci penting agar kawasan industri di Indonesia tetap diminati investor global. Dari ruang akademik Universitas Airlangga (Unair), gagasan itu diangkat Didik Prasetiyono melalui riset doktoralnya.

Didik, peserta Program Doktor Unair, menjalani Ujian Proposal Disertasi di Gedung Sekolah Pascasarjana Unair, Jumat (6/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan penelitian tentang kinerja ESG (Environment, Social, and Governance) pada pengelola kawasan industri di Indonesia.

“Sekarang ini, investor tidak hanya melihat keuntungan, tapi juga bagaimana kawasan industri mengelola lingkungan, sosial, dan tata kelolanya,” kata Didik.

Ia menjelaskan, riset ini ingin melihat bagaimana kemampuan manajerial pengelola kawasan industri berperan dalam meningkatkan kinerja ESG, terutama di tengah tuntutan regulasi dan tekanan global yang terus meningkat.

Menurut alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair angkatan 1993 itu, standar ESG telah menjadi tolok ukur penting dalam investasi internasional. Lembaga pemeringkat global seperti MSCI, ujarnya, sangat memengaruhi keputusan investor masuk ke suatu negara.

“Kalau kita ingin investasi besar datang, maka kawasan industrinya harus dikelola dengan baik dan berkelanjutan,” jelas pria yang juga Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif, dan Eksekutif DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Didik menekankan, penerapan ESG tidak cukup hanya sebatas dokumen atau laporan. Praktiknya harus benar-benar dirasakan, mulai dari pengelolaan limbah, penggunaan energi terbarukan, hubungan dengan masyarakat sekitar, hingga tata kelola internal perusahaan.

Sebagai Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Didik mengambil sampel penelitian dari 112 pengelola kawasan industri di seluruh Indonesia.

Kawasan tersebut memiliki karakter beragam, mulai dari yang baru berkembang hingga yang sudah puluhan tahun beroperasi, dengan mayoritas berada di Pulau Jawa.

“Kawasan industri itu ibarat landasan pacu bandara. Kalau ingin pesawat besar mendarat, landasannya harus siap. Begitu juga investasi berkualitas,” ujarnya.

Dalam ujian tersebut, Didik dinyatakan lulus ujian proposal disertasi, menjadi langkah awal riset lanjutan yang diharapkan dapat memberi masukan bagi pemerintah dan pengelola kawasan industri.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu merumuskan kebijakan kawasan industri yang lebih ramah lingkungan, berdaya saing global, serta berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...