SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim menyiagakan dokter dan perawat di berbagai titik strategis selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Timur.
Menurut Hari, setiap momentum Lebaran selalu diiringi lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu berbagai persoalan kesehatan, mulai dari kelelahan perjalanan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi medis darurat lainnya.
Karena itu, ia meminta Dinkes memastikan kesiapan tenaga medis di posko-posko pelayanan kesehatan, terutama di jalur utama mudik, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga rest area.
“Kami minta Dinas Kesehatan menyiapkan dokter dan perawat yang siaga selama arus mudik dan balik Lebaran. Ini penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan jauh tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat,” ujar Hari, Jumat (13/3/2026).
Anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut menilai keberadaan tenaga medis di lapangan sangat penting untuk membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Terlebih Jawa Timur menjadi salah satu daerah tujuan sekaligus lintasan utama pemudik di Pulau Jawa.
Selain tenaga medis, ia juga mendorong pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pendukung seperti ambulans, obat-obatan, serta posko kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar siap, terutama di titik-titik yang menjadi jalur padat pemudik. Jangan sampai ketika terjadi kondisi darurat justru tenaga medis tidak tersedia,” tegas legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional pada Lebaran tahun ini. Diperkirakan sekitar 24,9 juta orang atau 17,3 persen dari total pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










