Kamis
22 Januari 2026 | 2 : 59

Legislator Minta Pemkot Membuat SE Terkait Idul Adha

pdip-jatim-211221-khusnul-khotimah

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah minta pemerintah kota menyikapi perbedaan tanggal Hari Raya Idul Adha tahun ini. Yakni dengan memuat surat edaran (SE) yang ditujukan ke lembaga pendidikan terkait pelaksanaan Salat Id dan penyembelihan hewan kurban.

“Insya Allah tahun ini Hari Raya Idul Adha ada perbedaan tanggal pelaksanaannya. Yakni pemerintah menetapkan tanggal merah di kalender 24 September sebagai Hari Raya Idul Adha. Sementara ada sebagian umat Islam, seperti saudara-saudara kita dari unsur Muhammadiyah, lebih cepat sehari atau tanggal 23 September,” kata Khusnul Khotimah, akhir pekan kemarin.

SE pemerintah kota yang dalam hal ini dibuat dinas pendidikan, jelas Khusnul Khotimah, intinya membuat kebijakan terkait proses belajar mengajar dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Misalnya, memberi toleransi bagi siswa-siswi yang melaksanakan Salat Id pada 23 September untuk belajar di rumah

“Tentunya anak-anak sekolah swasta yang melaksanakan Salat Id pada tanggal 23 September kan harus diberi kesempatan, misalnya untuk belajar di rumah,” ujar perempuan yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau pemkot segera berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, kemudian hasilnya tertuang dalam SE. Sehingga umat yang melaksanakan Salat Id 23 September pun merasa nyaman melaksanakan ibadahnya.

Soal penyembelihan hewan kurban, lanjut Khusnul, pada satuan pendidikan bisa dilaksanakan tepat pada tanggal 24 September. Sehingga bisa bersama-sama dengan umat Islam yang melaksanakan Idul Adha pada tanggal tersebut.

Menurutnya, harapan ini disampaikan ke pemerintah kota setelah mendapat masukan dari warga terkait perbedaan ini. “Kami berharap Dinas Pendikan Surabaya segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jatim untuk menyikapi perbedaaan ini,” tambah dia.

Langkah seperti ini, ungkap Khusnul, sudah dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemerintah DI Yogyakarta. Isinya, demi menjaga toleransi menyikapi perbedaan Idul Adha, sekolah diliburkan pada 23 September.

Selain itu, penyembelihan hewan kurban di satuan pendidikan dilaksanakan pada 24-26 September. “Kami ingin apa yang dilakukan di Yogyakarta bisa dilaksanakan di Surabaya. Ini untuk menjaga toleransi dalam menyikapi perbedaan hari Idul Adha,” harapnya. (goek/*)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lukman Ajak ASN Perkuat Iman dan Tingkatkan Pelayanan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan ...
KRONIK

Hosnan PDIP Kritik Wacana Pilkada Lewat DPRD, Nilai Tak Sejalan dengan Demokrasi

SUMENEP – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, menilai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) ...
KRONIK

Program RTLH Harus Berdampak pada Peningkatan Kualiatas Hidup Masyarakat Sumenep

SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak ...
LEGISLATIF

DPC dan Fraksi PDIP DPRD Surabaya Gelar Rakor, Buleks: Satukan Garis Perjuangan

SURABAYA – Mengawali tahun 2026, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi (rakor) ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Perda Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam Harus Berpihak pada Rakyat Kecil

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa Perda tentang Pelindungan dan Pemberdayaan ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Kawal Realisasi Program Rumah Subsidi bagi MBR Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Khamim Tohari siap mengawal realisasi program rumah subsidi ...