Rabu
23 September 2026 | 11 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Ini Minta Pemerintah Beri Keringanan Pajak bagi Petambak

pdip-jatim-adi-sutarwijono-utami

SURABAYA – Wakil Ketua Komisi Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengusulkan kepada pemerintah kota, agar memberi keringanan pembayaran pajak kepada para petani tambak kawasan pantai timur Surabaya (Pamurbaya).

Usulan itu dia sampaikan, setelah mendengar keluhan dari kalangan petambak di wilayah Sukolilo dan sekitarnya, atas mahalnya pajak pengelolaan tambak yang harus mereka bayar.

“Ada keluhan dari warga Sukolilo, bahwa pajak tambak pamurbaya itu mahal. Padahal hasil tambak sekarang menurun terus,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Awi ini menyebutkan, Pamurbaya merupakan kawasan lindung yang diperuntukkan sebagai lahan terbuka hijau. Artinya tidak boleh dialihfungsikan menjadi bangunan.

Namun, akhir-akhir ini produktivitas tambak menurun, dan itu dirasakan memberatkan petani karena penghasilan otomatis menurun. Sehingga, besaran pajak yang dikenakan kepada mereka selama ini, pun terasa memberatkan.

Di sisi lain, warga tidak punya pilihan lain, selain tetap mengerjakan tambak. Karena lokasi yang masuk kawasan lindung tidak memungkinkan didirikan bangunan.

Warga setempat mengharapkan ada perlakuan khusus, sebab untuk tanah di kawasan Pamurbaya sebagai kawasan lindung tidak dapat dialihfungsikan seenaknya.

Karena itulah, dia minta Pemerintah Kota Surabaya memberi kebijakan khusus terkait pajak di kawasan lindung Pamurbaya.

Dengan demikian warga akan tetap mengikuti aturan Perda RTRW yang menetapkan kawasan Pamurbaya sebagai kawasan lindung.

“Mekanismenya, petani tambak diizinkan mengajukan keringanan beban pajak untuk tambak kawasan Pamurbaya,” usulnya.

Untuk keperluan itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini menambahkan, pemkot dapat mendata petambak yang ada, dan kemudian menetapkan besaran pajak yang berbeda dari kawasan lain di luar kawasan lindung.

Sedangkan untuk peningkatan produktivitas pertanian tambak, Awi mengusulkan agar Dinas Pertanian Kota Surabaya lebih intensif melakukan pengecekan soal penurunan hasil tambak, sekaligus mencari solusinya.

Langkah ini, sebut dia, sebagai upaya pemberdayaan petani tambak. “Untuk mengajak warga turut menjaga kawasan lindung, ya harus diperhatikan juga mereka,” ucap legislator yang mantan wartawan ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...