Selasa
13 Oktober 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Banteng Ini Berharap Kasus Nenek Hamiyeh Tidak Terjadi Lagi di Surabaya

pdip-jatim-khusnul-sueabaya-090621

SURABAYA – Ketua komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, berharap kasus Nenek Hamiyeh (75) asal Kabupaten Sampang, yang selama ini tinggal seorang diri di warung di Jalan Embong Kenongo, Kota Surabaya, Jawa Timur, tidak terjadi lagi.

“Kasus seperti Nenek Hamiyeh bukan yang pertama kali ditemukan di Surabaya. Sebelum-sebelumnya juga sudah pernah ditemukan,” kata Khunul Khotimah, Jumat (12/11/2021).

Karena itu, perangkat pemerintahan yang paling bawah, mulai RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan, harus aktif turun dan melaporkan, jika ada warga yang tidak mendapat perhatian, tidak memiliki tempat tinggal, atau hidup sendiri. Apalagi jika mereka sudah lanjut usia.

“Jangan sampai Lurah tidak tahu ada warganya atau ada orang yang tinggal di derahnya, meski dari luar daerah yang hidup sendirian tanpa ada perhatian. Ini soal kemanusiaan. Pemerintah harus hadir,” katanya.

Menurut dia, kemanusiaan tidak mengenal warna kulit, suku, ras dan agama. Jadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus lebih aktif lagi turun menyapa warganya dan melihat kondisi warganya.

Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu juga mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas Sosial Surabaya dengan menempatkan Nenek Hamiyeh ke Grya Werdha Jambangan Surabaya. Menurutnya, tindakan itu merupakan langkah yang paling tepat untuk Nenek Hamiyah. Di Griya Werdha Nenek Hamiyeh akan lebih terjamin kehidupannya dan kesehatannya, karena akan dipantau 24 jam.

“Meski beliau bukan orang asli Surabaya, tapi berasal Kabupaten Sampang, tapi kebijakan mengedepankan humanity dan empati adalah langkah yang terpuji. Jadi, istilahnya nguwongke uwong atau memanusia manusia,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, M. Fikser, sebelumnya mengatakan, pihaknya sudah merawat Nenek Hamiyeh di UPTD Griya Werdha.

Sebenarnya, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan pemantauan sejak tanggal 8 November 2021. Bahkan, lanjut dia, pihak kelurahan dan kecamatan berencana memulangkan nenek itu ke daerah asalnya.

“Beliau tidak memiliki identitas, namun masih ada kerabatnya di Surabaya,” kata Fikser.

Fikser menjelaskan, pihaknya kemudian berkomunikasi dengan kerabat Nenek Hamiyeh yang ada di Surabaya. Pihak keluarga mengaku, bahwa Nenek Hamiyeh sebenarnya sudah diajak tinggal di rumah Jalan Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya. Hanya saja, kata dia, nenek itu selalu balik ke warung dan terkadang hanya pulang sebentar.

Karena nenek tersebut enggan tinggal di rumah kerabat dan memilih menetap di warung, Pemkot Surabaya pun kemudian mengantar Nenek Hamiyeh ke Griya Werdha. Di sana, pemkot ingin nenek itu ada yang merawat dan memperhatikan. Apalagi, nenek itu juga tergolong sudah lanjut usia (lansia).

Selain memberikan intervensi berupa tempat tinggal yang lebih layak, Fikser menyebut, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinsos Sampang untuk mencari keberadaan keluarga Nenek Hamiyeh di sana. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KABAR CABANG

Buka Musran PDIP Dapil 3, Armuji Tekankan Pentingnya Kedekatan dengan Rakyat

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji mengingatkan kader agar menjaga kepercayaan masyarakat melalui ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...